Maksimalkan Aplikasi "Nyari Gawe", Bursa Kerja Online Edisi #6 Kota Bekasi Tawarkan 2.887 Loker

Maksimalkan Aplikasi "Nyari Gawe", Bursa Kerja Online Edisi #6 Kota Bekasi Tawarkan 2.887 Loker
Pemkot Bekasi dan Pemprov Jabar menggelar Bursa Kerja Online #6 di PT Metindo Erasakti, Bantar Gebang, Senin (26/10/2026).
0 Komentar

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Bursa Kerja Online Edisi #6 di PT. Metindo Erasakti, Jalan Raya Narogong, KM 12,5, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Senin (26/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan 23 perusahaan dengan 68 posisi lowongan aktif dan total 2.887 lowongan yang ditawarkan kepada masyarakat. Beberapa perusahaan besar ikut berpartisipasi. PT Alzubara Manpower Indonesia membuka 1.181 untuk posisi sektor perhotelan dan otomotif dengan syarat minimal pendidikan SMA/SMK.

Proses seleksi melalui tahap wawancara dan tes kesehatan terlebih dahulu. Selanjutnya, PT Bina Adidaya Mandiri Internasional membuka 377, dan PT Bahana Putra Abadi 304 posisi dengan penempatan di Bekasi, Indramayu, dan Cirebon.

Baca Juga:Pemkab Cirebon Gandeng Majalengka dan Pemprov Atasi Limbah Batu AlamPasca-Insiden Dugaan Keracunan Menu MBG, KBM di Kota Cirebon Kembali Pulih: PGRI Desak Evaluasi

Khusus untuk penempatan di luar negeri, tersedia puluhan lowongan untuk negara tujuan seperti Turki, Taiwan dan China, misalnya melalui PT Bahana Prestasi untuk Taiwan. Posisi yang dibuka antara lain housekeeping, kitchen steward , dan tukang las dengan kisaran gaji Rp10-15 juta. Calon pekerja juga akan diberikan pelatihan bahasa sebelum berangkat.

Dalam paparannya, perwakilan perusahaan menyatakan tidak ada uang administrasi pendaftaran hingga tidak ada calo dalam proses rekrutmen.

Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi menyoroti tingginya angka kemiskinan di Kota Bekasi yang masih mencapai 7 persen, padahal jumlah industrinya lebih dari 1.500 perusahaan.

“Tantangan terberatnya bagi Bekasi adalah angka kemiskinan, terutama warga sekitar, yang masih tergolong tinggi,” ujar Gubernur KDM, sapaan akrabnya saat membuka bursa kerja online.

Ia mendorong agar informasi lowongan kerja terus digencarkan.

Caranya adalah membuka ruangan kerja online. Setelah itu, dilanjutkan kepala daerah kabupaten kota, bisa menggunakan media sosial TikTok pemerintah daerah. Agar masyarakat punya akses terhadap pemerintah, kata Gubernur.

Wali Kota Bekasi Tri Adhiyanto mengapresiasi antusiasme pencari kerja.

“Walaupun baru beberapa hari, ternyata para pencari kerja cukup responsif. Jadi dibuktikan di beberapa lowongan justru sudah kelebihan beban , terkait dengan jumlah yang ditawarkan dengan jumlah yangmendaftarkan,” ujarnya.

Ia menekankan tiga poin penting dari bursa kerja ini. Pertama, memberikan kepastian tidak ada calo.

0 Komentar