Gempur Pungli Rekrutmen, Pemprov Jabar Resmi Buka Kanal Aduan Calo Tenaga Kerja via Sapawarga

Gempur Pungli Rekrutmen, Pemprov Jabar Resmi Buka Kanal Aduan Calo Tenaga Kerja via Sapawarga
Kini masyarakat dapat secara langsung melaporkan oknum penipu yang memungut biaya atau menjanjikan kelulusan kerja melalui saluran aduan di aplikasi layanan publik terpadu, Sapawarga.
0 Komentar

KARAWANG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengintensifkan langkah penanganan terhadap maraknya praktik percaloan dan penipuan dalam proses rekrutmen tenaga kerja di wilayahnya. Sebagai langkah konkret, masyarakat kini dapat secara langsung melaporkan oknum penipu yang memungut biaya atau menjanjikan kelulusan kerja melalui saluran aduan di aplikasi layanan publik terpadu, Sapawarga.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar, menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui aplikasi tersebut akan ditindaklanjuti secara terstruktur oleh tim pengawas ketenagakarjaan di masing-masing wilayah kabupaten/kota.

“Jika ada kerumitan dalam identifikasi pelaku, kami tidak akan berhenti. Penelusuran dapat diperluas memanfaatkan rekam jejak di media sosial hingga berkoordinasi lintas Disnakertrans antarwilayah,” ujar Kim di sela-sela kegiatan bursa kerja daring di Karawang International Industrial City (KIIC), Karawang, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga:Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Jajaran Yon TP 337/Sutajaya Ziarahi Makam Pangeran Sutajaya di Gebang​Rumah Dinas TNI Disewakan Jadi Markas Judol, KSAD Tegaskan Sanksi Tanpa Kompromi

Kim menegaskan, perjuangan warga dalam mendapatkan pekerjaan tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi. Pemprov Jabar turut mengimbau kalangan perusahaan agar konsisten menjaga kebersihan proses seleksi tanpa memungut biaya apa pun. Di saat yang sama, masyarakat diimbau untuk kritis dan waspada terhadap segala bentuk penawaran kerja yang mensyaratkan imbalan uang.

“Edukasi terus kami lakukan secara masif agar masyarakat memahami prinsip mendasar bahwa proses melamar pekerjaan itu sepenuhnya gratis tanpa pungutan biaya,” kata Kim menambahkan.

Aplikasi ‘Nyari Gawe’ Jadi Solusi Cari Kerja Tanpa Perantara

Selain tindakan preventif dan penindakan melalui aduan Sapawarga, Pemprov Jabar juga menyediakan platform Nyari Gawe sebagai jalur alternatif berburu lapangan kerja secara transparan.

Melalui portal resmi ini, para pencari kerja dapat mengakses ribuan informasi lowongan tepercaya dan mengirimkan berkas lamaran secara langsung ke perusahaan yang dituju tanpa melalui celah perantara atau calo. Integrasi layanan antara pengaduan Sapawarga dan kemudahan aplikasi Nyari Gawe ini diharapkan mampu memutus rantai percaloan rekrutmen kerja di seluruh wilayah Jawa Barat. (hms/red)

0 Komentar