Budiyanto Islamic School Indonesia Tambah Dua Unit Pendidikan, Perkuat Konsep Pendidikan Islam Terpadu

Budiyanto Islamic School Indonesia
Kegiatan belajar siswa Budiyanto Islamic School Indonesia yang mengutamakan pendidikan karakter anak yang islami.
0 Komentar

BEKASI– Menjawab meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendidikan berbasis Islam, Budiyanto Islamic School Indonesia kembali melakukan pengembangan dengan menghadirkan dua unit pendidikan baru pada tahun ajaran 2026/2027. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membangun jenjang pendidikan yang saling berkesinambungan, mulai dari usia dini hingga tingkat menengah.

Dua unit yang resmi menerima peserta didik pada tahun ajaran ini adalah TKIT As Syamiel Cendikia dan SMPIT Taruna Al Mutashim Billah. Keduanya menjadi pelengkap dari SDIT El Mumtaz Cendikia yang lebih dulu beroperasi dan telah berkembang selama lebih dari satu dekade.

Wakil Direktur Budiyanto Islamic School Indonesia, Rohimudin, mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap pembukaan dua sekolah tersebut cukup baik. Pada penerimaan perdana, TKIT As Syamiel Cendikia diikuti 33 peserta didik, sementara SMPIT Taruna Al Mutashim Billah menerima 18 siswa.

Baca Juga:Redam Polemik, Pemkab Cirebon Mediasi Sengketa Saluran Air di Kawasan Pabrik PT Victory ChingluhAkselerasi Legalitas Digital: 25.208 Pelaku Usaha di Kabupaten Cirebon Kini Kantongi NIB

Menurutnya, kehadiran dua jenjang baru ini bukan hanya untuk menambah layanan pendidikan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para orang tua agar anak-anak mereka dapat menempuh pendidikan dalam satu sistem pembinaan yang sama sejak taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.

Budiyanto Islamic School Indonesia sendiri memulai kiprahnya pada 2014 melalui SDIT El Mumtaz Cendikia. Seiring berjalannya waktu, jumlah peserta didik terus bertambah hingga mencapai sekitar 180 siswa setiap tahun. Sekolah tersebut juga telah meluluskan enam angkatan, sementara alumni angkatan pertamanya kini telah menempuh pendidikan di tingkat SMA.

Menghadapi dimulainya kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai tahapan, mulai dari penyusunan program pembelajaran melalui rapat kerja guru hingga pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung selama tiga hari pada pertengahan Juli.

Rohimudin mengatakan, persiapan tersebut dilakukan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik sejak hari pertama sekaligus menyamakan visi seluruh tenaga pendidik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik.

Wakil Direktur juga mengatakan, pembukaan TKIT As Syamiel Cendika SMPIT Taruna Al Mutashim Bilah merupakan suatu langkah sekolah dalam memperluas layanan pendidikan Islam yang ada di Kabupaten Bekasi

0 Komentar