Polri Sita 74 Kg Emas Batangan dan Tumpukan Dollar dalam Penggeledahan Maraton Kasus Korupsi PLN-Asabri

Operasi penggeledahan tim gabungan Polri atas dugaan tipikor
Penampakan 74 Kg Emas Batangan hingga Tumpukan Dollar, Hasil Penggeledahan Rumah Mewah di Sentul oleh Tim Gabungan Polri, Kamis dini hari (9/7/2026)
0 Komentar

Ketua RW setempat, Agung, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Ia menyebut rumah mewah itu sehari-hari terlihat lengang. “Warganya kurang bergaul dengan lingkungan sekitar, sehingga kami juga minim informasi mengenai siapa pemilik aslinya. Rumah tersebut biasanya kosong dan hanya ditunggui oleh seorang penjaga rumah,” ungkap Agung.

Sementara itu, di tengah bergulirnya penggeledahan maraton oleh pihak kepolisian, situasi kontras terlihat di kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (9/7/2026) pagi. Rumah dinas petinggi korps Adhyaksa tersebut terpantau lengang dari aktivitas dinas yang mencolok.

Kendati demikian, pengamanan di sekitar kediaman Jampidsus tampak diperketat secara berlapis. Di lokasi, masih terlihat beberapa mobil operasional Polisi Militer (PM) yang bersiaga. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, mengonfirmasi bahwa pengerahan personel Polisi Militer di kediaman Jampidsus tersebut dilakukan atas dasar permohonan resmi dari institusi Kejaksaan Agung demi menjamin keamanan usai beredarnya berbagai dinamika penegakan hukum belakangan ini.

Baca Juga:Tunggu Kondisi Fiskal Daerah, Ribuan PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Cirebon Diperpanjang SetahunKeluhkan Ketimpangan Pembangunan, Fahmi Satori Siap Bertarung di Pilkades Sukadarma

“Terkait penjagaan di kediaman Jampidsus, kami menegaskan bahwa bantuan pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan resmi dari pihak Kejaksaan Agung. Seluruh prosedur pelaksanaan di lapangan telah dikoordinasikan secara matang sesuai dengan mekanisme hukum dan aturan yang berlaku,” pungkas Brigjen TNI Muhammad Nas. (red/dbs)

0 Komentar