Sempat Jadi Buronan : Polisi Tangkap Taufik Hidayat, Penyekap dan Penganiaya Kekasih hingga Buta di BandungĀ 

Penangkapan buronan penyekap dan penganiaya kekasihnya
Polda Jabar berhasil menangkap Taufik Hidayat yang sempat buron di Majalaya, Selasa malam (23/6/2026)
0 Komentar

Taufik juga memberikan kesaksian mengenai sejumlah luka berat yang diderita korban. Ia mengakui pernah menghantam wajah korban menggunakan helm secara brutal hingga menyebabkan gigi korban tanggal.

“Saya pukul menggunakan helm dua kali, giginya copot satu,” aku Taufik saat diinterogasi penyidik.

Kendati demikian, Taufik membantah tuduhan bahwa dirinya telah mencungkil mata korban hingga buta. Ia berdalih luka permanen pada penglihatan Yuvita terjadi akibat pukulan keras menggunakan tangan kosong.

Baca Juga:Gandeng 1.015 Sekolah Swasta, Pemprov Jabar Ancam Cabut Subsidi Siswa PerokokDiduga Cacat Hukum dan Abaikan Pemegang Saham, RUPS RS Permata Cirebon Digugat

“Matanya tidak saya congkel, tetapi dipukul keras menggunakan bagian pergelangan tangan,” kilahnya.

Kondisi Korban Memprihatinkan, Harta Dikuras Habis

Keterangan tersangka yang mencoba memperkecil kadar tindakannya berbanding terbalik dengan fakta medis dan kesaksian keluarga. Adik kandung korban, Syahrul Umum, membeberkan bahwa sang kakak mengalami kerusakan fisik yang sangat masif. Selain kehilangan fungsi penglihatan pada kedua matanya, bibir Yuvita mengalami robek parah hingga tampak sumbing akibat hantaman benda tumpul. Korban juga menderita infeksi parah di bagian kepala hingga mengeluarkan nanah, kesulitan berbicara, serta mengalami gangguan motorik saat berjalan.

Tidak hanya disiksa secara fisik, Yuvita juga menjadi korban pemerasan. Selama tiga tahun dalam cengkeraman tersangka, seluruh harta benda milik korban ludes tak bersisa.

“Sepeda motor hingga seluruh uang tabungan saya habis diambil oleh dia untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Yuvita dengan kondisi yang masih sangat lemah.

Awal Mula Petaka Sejak 2023

Hubungan kelam ini bermula saat Yuvita dan Taufik pertama kali berkenalan di sebuah konser musik pada tahun 2023 silam. Taufik sempat menunjukkan iktikad baik dengan berkunjung ke rumah keluarga korban. Namun, tak lama setelah itu, Yuvita mendadak menghilang tanpa kabar dan seluruh akses komunikasinya terputus.

Selama tiga tahun, pihak keluarga hidup dalam ketidakpastian dan terus mencari keberadaan Yuvita. Titik terang baru muncul pada 10 Juni 2026, ketika pihak keluarga menerima pesan misterius melalui aplikasi WhatsApp yang mengabarkan bahwa Yuvita sedang berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung setelah dievakuasi oleh warga.

Saat ini, Yuvita masih harus menjalani perawatan medis dan pemulihan psikologis secara intensif di RSHS Bandung. Sementara itu, Taufik Hidayat kini telah dijebloskan ke ruang tahanan Gedung Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dipastikan akan dijerat dengan pasal berlapis terkait penyekapan, penganiayaan berat, dan pencurian dengan kekerasan. (red)

0 Komentar