Jaga Warisan Leluhur, 15 Karya Budaya Asli Kabupaten Cirebon Resmi Menyandang Status WBTb Jawa Barat

Aset kebudayaan di Cirebon
Deretan kekayaan intelektual komunal yang lolos kurasi ini mencerminkan betapa luhur dan kuatnya identitas kultural masyarakat Cirebon di tengah gempuran zaman.
0 Komentar

​Dari Ritus Siklus Hidup hingga Diplomasi Meja Makan

​Kekayaan Cirebon juga terpancar dari lestarinya tradisi agraris dan spiritualitas mereka. Ritus adat Mapag Sri Cerbon masuk dalam daftar sebagai simbol rasa syukur mendalam atas hasil bumi, yang menggambarkan keselarasan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Selain itu, ada pula tradisi Memitu Cerbon (nujuh bulanan) dan Mudun Lemah Cerbon (turun tanah), dua ritual adat yang merepresentasikan siklus sakral perjalanan hidup manusia sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan anak.

​Tidak kalah mentereng, diplomasi kuliner khas Cirebon juga mendapat panggung. Makanan kerakyatan yang legendaris, Sega Lengko, kini resmi diakui sebagai warisan budaya. Hidangan sarat gizi yang memadukan nasi, tahu, tempe, tauge, dan mentimun dengan siraman bumbu kacang gurih ini disandingkan dengan kuliner otentik lainnya seperti Pepes Intip Tahu, Tape Ketan Bakung, hingga Tongseng Batembat yang terkenal dengan cita rasa rempahnya yang kuat.

​Di panggung seni pertunjukan, lima kesenian yang dinilai mumpuni dalam membendung arus modernisasi turut dinobatkan sebagai WBTb. Kesenian tersebut meliputi Berokan, Ronggeng Bugis, Srabad, Wayang Golek Cepak Cerbon, dan Wayang Kulit Gagrak Cerbon. Hingga hari ini, kesenian-kesenian eksotis tersebut terbukti masih memiliki taji dan terus eksis dipentaskan dalam berbagai upacara adat maupun hajatan warga.

Baca Juga:Roy Suryo dan dr Tifa Meluncur ke Meja Hijau Kuasa Hukum Tegaskan Kesiapan Jokowi Perlihatkan IjazahAkselerasi Infrastruktur, DPUTR Kabupaten Cirebon Siap Bedah 91 Titik Jalan Mulai Akhir Juni

​Momentum Regenerasi dan Tanggung Jawab Bersama

​Di akhir keterangannya, Fajar Sutresno berharap momentum emas ini dapat memantik api kesadaran masyarakat luas, terutama generasi muda atau gen-Z, untuk kembali menoleh, mengenal, dan mencintai akar budayanya sendiri. Ia mengingatkan bahwa kerja-kerja pelestarian kebudayaan tidak akan pernah berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah atau para maestro dan pelaku seni semata.

​”Ini bukan hanya sekadar kebanggaan kolektif bagi Kabupaten Cirebon, tetapi juga menjadi alarm tanggung jawab bersama. Kita harus memastikan seluruh warisan budaya leluhur ini tetap hidup, bernapas, dan tidak punah ditelan zaman,” tegas Fajar.

​Berikut adalah daftar lengkap 15 karya budaya Kabupaten Cirebon yang resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat 2026:

0 Komentar