Pastikan Transparansi Anggaran, Kecamatan Babakan Evaluasi Penggunaan Dana Desa Cangkuang Tahap I

Monev DD Cangkuang
Pemerintah Desa Cangkuang merespons positif kedatangan tim monev dari Kecamatan Babakan tersebut. Kuwu Cangkuang, Abdul Kodir Zaelani, mengungkapkan bahwa evaluasi berkala seperti ini justru menjadi momentum penting bagi jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan tata kelola birokrasi desa.
0 Komentar

Melalui sinergi yang kuat ini, Pemerintah Kecamatan Babakan berharap roda pembangunan di tingkat desa dapat bergerak optimal dan memberikan dampak instan yang positif bagi kesejahteraan warga setempat. Asep optimis, integrasi visi antara kecamatan dan desa akan melahirkan pengelolaan anggaran yang bersih dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat.

Di pihak lain, Pemerintah Desa Cangkuang merespons positif kedatangan tim monev tersebut. Kuwu (Kepala Desa) Cangkuang, Abdul Kodir Zaelani, mengungkapkan bahwa evaluasi berkala seperti ini justru menjadi momentum penting bagi jajarannya untuk terus meng-upgrade kualitas pelayanan dan tata kelola birokrasi desa.

“Kami sangat mengapresiasi asistensi dan pendampingan dari Pemerintah Kecamatan Babakan. Kritik dan arahan yang diberikan menjadi kompas bagi kami agar pengelolaan Dana Desa ke depan semakin rapi dan meminimalisasi potensi kekeliruan,” ungkap Abdul Kodir.

Baca Juga:Libur Sekolah Picu Krisis Bayar Utang, Pengelola SPPG Jatim Berharap Ada KejelasanFestival Serabi Cirebon, Panggung Pelestarian Kuliner dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Abdul Kodir juga memastikan bahwa seluruh berkas administrasi dan laporan pertanggungjawaban terkait penggunaan Dana Desa Tahap I telah rampung diverifikasi dan siap diuji. Dengan kelengkapan dokumen yang solid, pihak Pemerintah Desa Cangkuang mengaku optimistis proses administrasi menuju pencairan Dana Desa Tahap II akan berjalan mulus tanpa hambatan berarti.

“Seluruh dokumen pendukung sudah kami siapkan dengan matang. Kami berharap proses pencairan tahap berikutnya bisa cair sesuai estimasi waktu, sehingga program-program pembangunan desa yang telah direncanakan bisa langsung tancap gas demi kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya. (rif/dbs)

0 Komentar