Suntikan Kepercayaan Investor, Pemprov Jabar dan PT PII Teken Penjaminan Proyek Raksasa TPPASR Legok Nangka

Pemprov Jabar dan PT PII tandatangani perjanjian penjaminan strategis
Pemprov Jabar resmi menandatangani perjanjian penjaminan strategis dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII untuk megaproyek Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka.
0 Komentar

Merespons kerja sama strategis ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyatakan optimisme tinggi bahwa TPPASR Legok Nangka akan menjadi solusi pamungkas yang berjangka panjang. Fasilitas modern ini digadang-gadang mampu memutus rantai ketergantungan akut Jawa Barat terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) konvensional yang saat ini kondisinya kian kritis akibat kelebihan kapasitas (overcapacity).

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT PII atas komitmen nyata pemberian penjaminan pemerintah ini. Dukungan ini menjadi fondasi yang sangat kokoh untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama demi kepentingan masyarakat,” tegas Dedi Mulyadi saat memimpin agenda tersebut di halaman Gedung Sate, Bandung.

Dengan mengadopsi teknologi mutakhir berbasis waste-to-energy (sampah menjadi energi), TPPASR Legok Nangka memegang formula yang mampu mereduksi volume sampah hingga mencapai 85 persen pada hasil akhir proses. Tidak hanya memusnahkan limbah, teknologi ini juga siap menyuplai pasokan listrik ramah lingkungan sebesar 40,79 Megawatt (MW).

Baca Juga:Disbudpar Kabupaten Cirebon Pacu Penetapan Cagar Budaya demi Lindungi Aset SejarahDolar Perkasa, Pemkab Cirebon Garansi Tender Proyek Infrastruktur Tetap Berjalan Sesuai Jadwal

Melalui keunggulan teknologi dan sinergi pembiayaan ini, TPPASR Legok Nangka dipastikan menjadi tonggak baru dalam transformasi tata kelola lingkungan di Jawa Barat. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu mewujudkan tata kelola sampah yang modern, berkelanjutan, serta mencerminkan prinsip keadilan sosial dan ekologis bagi seluruh masyarakat di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya. (red)

0 Komentar