CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon secara intensif tengah mematangkan seluruh rangkaian persiapan untuk menyambut momentum bersejarah Hari Jadi Cirebon ke-599. Perayaan tahun ini dipastikan tampil berbeda dan lebih semarak lantaran pelaksanaannya bertepatan langsung dengan momentum sakral 1 Muharram 1448 Hijriah pada tanggal 17 Juni 2026 mendatang. Dengan mengusung tema besar “Manunggal Winangun Caruban”, perayaan kali ini tidak hanya sekadar menjadi ritual tahunan, melainkan sebuah manifestasi konkret dari semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas daerah guna memajukan konvensi budaya serta pembangunan regional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon sekaligus Ketua Panitia Hari Jadi Cirebon 2026, Iing Daiman, mengungkapkan bahwa esensi utama dari perayaan ke-599 ini adalah perpaduan harmonis antara pelestarian tradisi leluhur dan penguatan jejaring antardaerah. Pemerintah kota berkomitmen untuk tetap menjaga kekhidmatan agenda seremonial yang selama ini menjadi fondasi identitas Cirebon. Namun, sebagai terobosan baru yang menyegarkan, perhelatan tahun ini akan diintegrasikan secara masif dengan melibatkan daerah-daerah yang berada di wilayah perbatasan administratif.
“Rangkaian seremonial keagamaan dan kebudayaan yang bersifat rutin tetap akan kami laksanakan dengan penuh khidmat sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Agenda utama seperti ziarah makam leluhur, pembacaan Maca Babad Cirebon, hingga rapat paripurna istimewa bersama DPRD dipastikan berjalan sesuai jadwal. Namun, yang membedakan sekaligus menjadi magnet utama tahun ini adalah rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon akan dikolaborasikan langsung dengan penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Perbatasan (Porsenitas),” ujar Iing Daiman saat ditemui seusai memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Cirebon, Senin (1/6/2026).
Baca Juga:BGN akan Beri MBG Siswa Indonesia di Jeddah, Targetkan Percontohan Pertama di Luar Negeri Usai Dapat Restu PreResmi! Ini Dia 23 Nama Pilihan John Herdman untuk Timnas Indonesia dalam Laga FIFA Matchday Juni Kontra Oman d
Langkah integrasi ini dinilai strategis karena Kota Cirebon didapuk menjadi tuan rumah Porsenitas yang dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 27 Juni 2026. Sebanyak 10 kepala daerah dari wilayah perbatasan dipastikan hadir langsung untuk memimpin delegasi masing-masing. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut tidak hanya untuk menghadiri seremonial hari jadi, melainkan juga untuk membawa kontingen terbaik mereka guna berpartisipasi aktif dalam berbagai cabang olahraga, pameran kebudayaan, serta promosi sektor ekonomi kreatif.
Dalam realisasinya, Iing menegaskan bahwa Porsenitas tidak boleh dipandang sebatas ajang kompetisi olahraga antaraparat pemerintah atau atlet daerah semata. Lebih dari itu, momentum ini dirancang sebagai wadah strategis untuk mempromosikan kekayaan budaya sekaligus menggeliatkan roda perekonomian lokal. Masyarakat luas akan disuguhkan berbagai pertunjukan seni autentik dari 10 kabupaten/kota peserta yang akan tampil di panggung budaya. Bersamaan dengan itu, pameran produk unggulan dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga akan digelar untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi potensi ekonomi daerah perbatasan.
