Dedi Mulyadi di Jayapura: Ekologi Adalah Warisan

KDM ke Jayapura bahas isu ekologi
Dedi Mulyadi saat bertindak sebagai pembicara utama dalam Konferensi Tahunan Analisis Papua Strategis (APS) yang berlangsung khidmat di Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (29/5/2026).
0 Komentar

Sebagai wujud nyata kepedulian antardaerah, dalam forum strategis tersebut Dedi Mulyadi turut mengumumkan komitmen konkret Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua. Ia membuka program beasiswa penuh untuk 40 orang pemuda dan mahasiswa asal Papua untuk menempuh studi sarjana di kota Bandung, Jawa Barat.

“Silakan anak-anak muda Papua datang dan menempuh kuliah di Bandung. Kami berkomitmen untuk menanggung seluruh biaya pendidikan beserta biaya hidup mereka secara penuh dari awal masuk hingga mereka resmi menyelesaikan studinya dan meraih gelar sarjana,” pungkas KDM disambut tepuk tangan riuh peserta konferensi.

Menutup orasi kebangsaannya, Gubernur Jawa Barat ini kembali mengetuk kesadaran kolektif bangsa untuk menempatkan Papua sebagai warisan peradaban yang tak ternilai harganya. Ia meminta komitmen bersama untuk melindungi segenap harkat, martabat, dan wilayah adat Papua dari segala bentuk eksploitasi ilegal maupun narasi-narasi yang merendahkan kemanusiaan.

Baca Juga:Usung Misi Perkuat Jati Diri, DPRD dan Budayawan Dorong Penguatan Historis Hari Jadi Kabupaten CirebonTokoh Buntet Pesantren, KH Adib Rofiuddin Izza Tutup Usia : Sejumlah Tokoh Nasional Lepas Jenazah Ke Cirebon

“Jagalah kehormatan dan martabat masyarakat Papua. Jangan biarkan ada pihak yang sembarangan menghina manusia atau merusak kesucian tanah Papua. Potongan surga di bumi dan keindahan semesta Indonesia sesungguhnya ada di tanah Papua. Rawatlah itu semua, karena bangsa ini akan dirundung penyesalan mendalam suatu saat nanti ketika kemurnian itu hilang dan tidak mungkin bisa dikembalikan lagi,” tutup KDM penuh emosional.

Agenda tahunan bergengsi ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, serta jajaran Komando Unsur Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap gagasan pelestarian lingkungan berbasis kebudayaan tersebut.

0 Komentar