Melalui penguatan pendekatan edukatif ini, pihak rumah sakit optimistis masyarakat akan lebih cerdas dalam memilih dan menggunakan alat kontrasepsi yang aman serta sesuai dengan kebutuhan medis masing-masing.
“Dengan antusiasme masyarakat yang luar biasa ini, kami optimistis program pelayanan kesehatan berbasis promotif dan preventif akan semakin dirasakan manfaatnya secara luas oleh warga Kabupaten Cirebon dan sekitarnya,” pungkas dr. Deni. (adv)
