Optimis Pertahankan Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026, Pemprov Jabar Perkuat Ekosistem Industri Halal

Anugerah adinata syariah jabar
Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri agenda Validasi Data Anugerah Adinata Syariah 2026 bersama Dewan Juri. Kegiatan krusial yang berlangsung di Ruang Edukasi Masjid Raya Al-Jabbar, Kota Bandung, pada Kamis (21/5/2026).
0 Komentar

“Capaian ini bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya atau bersifat kebetulan. Ini adalah hasil nyata dari kerja bersama seluruh stakeholder, sinergi yang solid lintas sektor, serta komitmen tanpa henti untuk menghadirkan ekosistem ekonomi syariah yang kuat, berdaya saing, dan memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas,” tambah Erwan.

Sebagai langkah strategis ke depan, Pemprov Jabar berkomitmen untuk melakukan ekspansi dan penetrasi pengembangan ekonomi syariah ke berbagai sektor fundamental. Upaya ini mencakup penguatan industri halal, pengembangan pariwisata ramah muslim, peningkatan mutu pendidikan berbasis pesantren, penguatan sektor perbankan syariah, hingga percepatan dan perluasan sertifikasi halal bagi para pelaku usaha.

Tidak hanya berfokus pada sektor konvensional, Wagub Erwan juga mendorong akselerasi lahirnya Kawasan Industri Syariah di Jawa Barat. Langkah ini dinilai sangat kontekstual mengingat mayoritas pekerja industri di Tatar Pasundan merupakan umat muslim. Menurutnya, sudah saatnya para pekerja mendapatkan dukungan ekosistem kerja yang selaras dengan prinsip syariah, seperti ketersediaan fasilitas ibadah yang representatif, jaminan makanan halal, serta layanan penunjang yang higienis dan sesuai syariat.

Baca Juga:SPMB Sekolah Maung Jabar 2026 Dibuka Senin Ini: Simak Jalur Seleksi, Syarat Khusus IQ, dan Jadwal LengkapnyaHUT ke-65 Bank BJB, Dedi Mulyadi Minta Pangkas Suku Bunga Kredit ASN Senior dan Atasi Disparitas Gaji

Menariknya, inovasi pengembangan tidak berhenti di sektor manufaktur. Pemprov Jabar kini membidik sektor sport tourism (wisata olahraga) agar turut terintegrasi dengan ekosistem syariah. Erwan mencontohkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang merupakan markas klub sepak bola kebanggaan warga Jabar, Persib Bandung. Stadion megah tersebut diharapkan dapat segera dilengkapi dengan fasilitas ibadah yang memadai dan representatif, sehingga para pengunjung, khususnya jutaan Bobotoh Muslim, dapat mendukung tim kesayangannya tanpa mengabaikan kewajiban beribadah.

Di sisi lain, Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Barat, Diana Sari, menegaskan bahwa status juara umum bertahan yang menyertai Jabar justru menjadi cambuk untuk terus melakukan pembenahan internal secara masif. Pihaknya enggan terjebak dalam zona nyaman dari prestasi masa lalu.

“Kami sama sekali tidak berdiam diri setelah berhasil meraih predikat juara umum pada periode sebelumnya. Sebaliknya, kami terus bergerak dinamis, mengevaluasi diri, dan berusaha keras untuk memantaskan diri bahwa predikat terhormat itu memang layak disandang oleh Jawa Barat,” tegas Diana Sari.

0 Komentar