Menindaklanjuti rencana tersebut, DLH Kota Cirebon saat ini tengah memetakan lokasi prioritas yang memiliki urgensi tinggi dan strategis secara administratif. Fokus utama pengembangan akan diarahkan pada wilayah yang dekat dengan kawasan pemerintahan agar pengawasan dan operasionalnya berjalan lebih efektif dan efisien.
Lebih lanjut, Fina memaparkan bahwa Kota Cirebon akan memaksimalkan peran Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) guna mendorong partisipasi warga. Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah konversi sampah menjadi bahan bakar alternatif berupa briket.
“Di wilayah Kecamatan Kejaksaan saat ini sudah tersedia infrastruktur bangunannya. Ke depan, fasilitas tersebut akan kami optimalkan untuk proses pengolahan sampah menjadi briket. Kami optimis sinergi ini akan menciptakan lingkungan Kota Cirebon yang lebih bersih, sehat, dan mandiri secara ekologis,” pungkasnya. (rif/dbs)
