Tepis Isu Selingkuh dengan Pimpinan DPRD Kota Cirebon, Fatimah Azzahra Buka Suara: "Diam Saya Bukan Lemah"

Dugaan perselingkuhan anggota DPRD Kota Cirebon
Dalam klarifikasi resmi yang digelar pada Minggu (10/5/2026), Kuasa Hukum Fatimah, Hetta Mahendrati Latumeten, menegaskan bahwa tuduhan perselingkuhan tersebut tidak berdasar.
0 Komentar

Fatimah juga menepis keras stigma negatif yang menyebut dirinya pernah bekerja sebagai perempuan malam. Ia menganggap tuduhan tersebut sebagai pembunuhan karakter yang sangat keji bagi seorang ibu. Selama hampir satu dekade membangun rumah tangga, ia mengaku telah berupaya maksimal untuk bersabar dan bertahan demi anak-anaknya.

Fokus pada Ketenangan Anak

Bagi Fatimah, prioritas tertingginya saat ini bukanlah memenangkan opini publik, melainkan melindungi kondisi psikologis buah hatinya. Ia menyayangkan bagaimana drama rumah tangga ini harus terekspos sedemikian rupa hingga berdampak pada anak-anak yang masih membutuhkan ketenangan.

“Anak-anak saya tidak butuh drama atau pemberitaan yang terus menyudutkan ibunya. Mereka butuh ketenangan. Saya berharap proses hukum yang berjalan nantinya bisa objektif dan adil tanpa ada serangan personal yang menghancurkan nama baik,” tambahnya.

Baca Juga:Lautan Manusia Padati Kawasan BAT, Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Hipnotis Warga CirebonTekan Angka Kemiskinan, Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Matangkan Konsep ‘Rumah Terintegrasi’

Menutup keterangannya, pihak kuasa hukum mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terverifikasi kebenarannya. Hetta menegaskan bahwa setiap keluarga memiliki luka masing-masing yang tidak semestinya dijadikan komoditas publik. “Tidak semua luka rumah tangga layak menjadi konsumsi khalayak luas,” pungkasnya. (rif/dbs)

0 Komentar