JABARPUBLISHER.COM – Isyarat bahwa Borneo FC berpeluang meraih gelar juara perdana mereka di BRI Super League 2025/2026 semakin menguat. Persija Jakarta berpotensi besar menjadi batu sandungan buat Persib Bandung untuk pengumpulan poin penuh di sisa laga.
Tim berjuluk Pesut Etam kini tampil begitu garang dan mulai mengancam peluang Persib Bandung untuk meraih hattrick gelar juara Liga 1. Borneo FC terus memburu poin untuk memperbaiki posisi mereka di papan klasemen.
Kepastian ini muncul setelah pekan ke-29, ketika Borneo FC berpesta gol di kandang sendiri. Menjamu Semen Padang di Stadion Segiri, Samarinda, pada Sabtu (25/4/2026), tuan rumah keluar sebagai pemenang. Tiga gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Komang Teguh (9′), Kaio (39′), dan Koido Obieta (90+4′).
Baca Juga:Buntut Dugaan Korupsi, Kuwu Ciledug Tengah Resmi Diberhentikan SementaraOptimalkan Tiga Fungsi Legislatif, Banmus DPRD Kabupaten Cirebon Rampungkan Agenda Kerja Mei 2026
Berkat hasil ini, Borneo FC kini menempel ketat Persib Bandung dengan raihan poin yang sama, yakni 66. Bahkan, Borneo FC unggul dalam selisih gol dengan catatan 33 berbanding 32 milik Persib. Namun sayangnya, Borneo FC kalah dalam rekor head-to-head melawan Persib, yaitu sekali kalah dan sekali imbang.
Lalu bagaimana sesungguhnya peluang Borneo FC untuk menjadi juara hingga akhir musim? Saat ini, Borneo FC masih menyisakan 5 pertandingan. Dua laga akan dimainkan di kandang sendiri, sementara tiga laga lainnya harus dijalani di markas lawan (tandang).
Dari sisa laga yang ada, Borneo FC masih harus menjamu Bali United (away) yang diperkirakan akan menjadi ujian berat alias batu sandungan. Satu laga tandang lainnya adalah bertemu tim papan bawah, Persijap Jepara. Jika ingin keluar sebagai juara, Borneo FC wajib menyapu bersih lima pertandingan sisa tersebut. Apabila skenario itu terwujud, Borneo FC akan mengemas 81 poin di akhir musim.
Skenario itu tentu juga bergantung pada hasil laga Persib Bandung. Borneo FC berharap Maung Bandung tergelincir setidaknya dalam dua dari lima pertandingan tersisa. Kekalahan tersebut bukan hal mustahil mengingat Persib masih harus bertandang ke markas Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan yang paling krusial, Persija Jakarta.
Yang paling terasa panas tentu saat Persib bertandang ke markas rival abadinya, Persija Jakarta, pada 10 Mei 2026 mendatang. Di sinilah letak nyatanya sinyal bahwa Persija bisa menjadi batu sandungan sekaligus penentu gelar juara bagi Persib. Macan Kemayoran diprediksi takkan rela melihat Maung Bandung mencetak rekor hattrick gelar juara Liga Indonesia, sebuah prestasi yang terakhir kali diraih 32 tahun lalu.
