Ini Langkah Tanggap SMPN 2 Ciledug Sikapi Insiden Ambruknya Atap Sekolah Di Talun

Ini Langkah Tanggap SMPN 2 Ciledug Sikapi Insiden Ambruknya Atap Sekolah Di Talun
0 Komentar

CIREBON – SMP Negeri 2 Ciledug melakukan langkah sigap guna memastikan kelayakan dan keamanan bangunan sekolah menghadapi musim penghujan di akhir 2024 ini.

Ini Langkah Tanggap SMPN 2 Ciledug Sikapi Insiden Ambruknya Atap Sekolah Di TalunKomite SMPN 2 Ciledug memeriksa kondisi ruang kelas dan atap bangunan

Pasca insiden ambruknya atap bangunan di SMPN 1 Talun pada Selasa 10 Desember 2024 lalu, pihak SMPN 2 Ciledug dan Komite Sekolah berinisiatif untuk mengecek dan memastikan kelayakan kondisi bangunan sekolah, Rabu (11/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk kewaspadaan serta antisipasi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan mengingat curah hujan dan angin cukup intens di bulan Desember ini. Bersama Plt. Kepsek SMP Negeri 2 Ciledug Drs. H. Subhan Leo, Ketua Komite SMP Negeri 2 Ciledug Suharto dan Anggota Komite Ade Demail serta Tim JP, menyaksikan langsung pengecekan kondisi bangunan sekolah.

Baca Juga:GMDM Cirebon Raya Resmikan Bale Bantuan Hukum Gratis untuk MasyarakatBank bjb Raih Penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari dari Transparency International Indonesia dan TEMPO

Drs. H. Subhan Leo yang juga menjadi Kepsek SMPN 1 Waled ini menegaskan bahwa pengecekan kondisi bangunan sekolah rutin dilakukan secara berkala.“Kita bisa lihat sendiri, beberapa bangunan lama masih nampak kokoh atapnya. Meski rangka atap di sini menggunakan material kayu namun bahannya dari kualitas yang baik serta pengecekan berkala untuk memastikan kelayakannya. Saya juga rutin mengecek kondisi bangunan penunjang lain seperti beberapa saat lalu saya mengadakan perbaikan pintu-pintu toilet sekolah juga atap-atap yang bocor dengan langsung diperbaiki,,” ujarnya.

Meskipun fungsinya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di SMPN 2 Ciledug, namun ia menganggap tidak berarti dirinya hanya cari aman dengan hanya melanjutkan agenda dan program yang sudah ada.

“Menurut saya, tugas itu harus dilaksanakan secara total meskipun jabatan cuma Pelaksana Tugas kita bisa maksimalkan kinerja, sama halnya dengan tugas Kepala Sekolah definitif,” tandas pria yang akrab disapa Pak Leo ini.

Sementara itu, Ketua Komite SMP Negeri 2 Ciledug, Suharto, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang diinisiasi oleh Komite Sekolah yang mewakili wali murid untuk memastikan kondisi bangunan untuk keamanan kegiatan belajar.

“Kegiatan ini sebagai antisipasi saja untuk memastikan kelayakan bangunan sekolah tempat belajar anak-anak kami, sebagai komite kami juga bertanggung jawab kepada wali murid untuk memantau kualitas bangunan, agenda kegiatan, mutu pengajaran dan lain sebagainya, menimbang ini kan mau masuk liburan semester serta kondisi alam yang sedang ekstrim,” tegasnya.

0 Komentar