Jabar Jadi Salah Satu Objek Survei Data Ekonomi Kreatif

Jabar Jadi Salah Satu Objek Survei Data Ekonomi Kreatif
0 Komentar

Disinggung terkait target rampungnya data, Kepala BPS Kecuk Suhariyanto menekankan bahwa percepatan penyelesaian data akan dilakukan dengan menggabungkan data Sensus Ekonomi 2016 dan Survei Khusus Ekonomi Kreatif 2016. Diharapkan, data baru bisa dilaunching pada Desember 2017 mendatang.

“Untuk bisa mengumpulkan data ekonomi kreatif, kita tidak bisa mengandalkan hanya dari satu survei, karena itu kita akan meng-combine berbagai sensus dan survei yang ada di BPS,” pungkas Suhariyanto. “Kita bikin target Desember 2017, hasilnya bisa dilaunching, tahun 2018 sudah bisa digunakan,” lanjutnya.

Terbukti, data ekraf dari BPS-BEKRAF sukses meraih capaian-capaian positif. Pada tahun 2015, sektor ekraf berkontribusi 7,38% terhadap total perekonomian nasional. PDB ekraf yang tercipta tahun 2015 adalah sebesar 852 triliun rupiah, naik 4,38% dibandingkan tahun 2014. Dari sisi ketenagakerjaan, sektor ekraf mampu menyerap 15,9 juta tenaga kerja atau 13,90% dari total tenaga kerja tahun 2015. Indikator lain yaitu ekspor barang-barang ekraf senilai US$ 19,4 miliar atau 12,88% dari total ekspor Indonesia tahun 2015. (hms/rls)

0 Komentar