CIREBON — Musibah kebakaran hebat melanda kawasan industri pengolahan kayu tempat usaha CV Cirebon Furniture di Desa Pangkalan, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, pada Selasa (27/10/2026) siang. Amukan si jago merah yang menghanguskan sebagian area gudang pabrik mebel tersebut mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp750 juta.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 13.42 WIB. Percikan api diduga kuat bersumber dari tungku oven pengering kayu yang menyambar bagian atap fiber hingga meleleh. Lelehan atap berbaur dengan tingginya suhu pembakaran kemudian dengan cepat menyambar tumpukan kayu palet yang merupakan bahan baku utama pembuatan mebel di lokasi tersebut.
Para karyawan pabrik sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta pompa air di sekitar lokasi. Namun, banyaknya material kayu yang mudah terbakar membuat kobaran api justru makin membesar dan tak terkendali, hingga akhirnya pihak pabrik segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Cirebon.
Baca Juga:Persempit Peredaran Rokok Tanpa Cukai, Tim Gabungan Sita 12.000 Batang di Wilayah Babakan dan GebangMaksimalkan Aplikasi "Nyari Gawe", Bursa Kerja Online Edisi #6 Kota Bekasi Tawarkan 2.887 Loker
Mendapat laporan darurat tersebut, Damkarmat Kabupaten Cirebon langsung mengerahkan respons cepat dengan memberangkatkan 6 unit armada pemadam dan 30 personel gabungan yang didatangkan dari lima pos sektor damkar terdekat untuk menjinakkan api.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Damkarmat Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, menjelaskan bahwa strategi utama petugas di lapangan adalah melakukan lokalisasi area agar kobaran api tidak menjalar ke bagian gudang lainnya.
“Petugas langsung melakukan pemadaman dengan memutus jalur api agar tidak menjalar ke bagian tumpukan kayu lainnya yang berada di dalam gudang,” tegas Eno Sujana.
Dalam proses pemadaman di lapangan, tim damkar sempat menghadapi tantangan teknis akibat keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kejadian. Kendati demikian, kegigihan petugas membuat kobaran api utama berhasil dikuasai dan dipadamkan pada pukul 14.53 WIB, sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) hingga pukul 17.38 WIB guna memastikan tidak ada tersisa titik api menyala (smoldering).
Berdasarkan data pendataan akhir, total luas area gudang pabrik yang hangus terbakar mencapai 600 meter persegi. Material bangunan serta barang baku yang musnah meliputi 777 meter kubik tumpukan kayu palet, 600 meter persegi atap fiber, serta 10 unit exhaust fan. Meski memicu kerugian material yang terbilang besar, petugas berhasil menyelamatkan area bangunan utama pabrik seluas 24.400 meter persegi dari bahaya kebakaran.
