Menghadapi tantangan gelombang laut serta minimnya petunjuk visual di titik koordinat awal, strategi taktis pun dirumuskan untuk merevisi dan memperluas area penyisiran pada hari kedua operasi, Rabu (9/9/2026).
“Tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan pencarian pada hari berikutnya. Yaitu dengan memperluas area penyisiran sesuai hasil evaluasi dan kondisi di lapangan,” tegas Al Amrad.
Sementara itu, Kepala Desa Sukajadi, Sandi, menuturkan bahwa pelayaran tersebut menggunakan perahu sewaan dari warga setempat yang bertolak dari Dermaga Pagedongan pada Senin (7/9/2026) menuju zona bahaya perairan Gunung Anak Krakatau. Hingga berita ini diturunkan, keluarga, rekan seprofesi, dan masyarakat luas terus memanjatkan doa agar seluruh korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (red/dbs)
