BEKASI– Pemerintah Kabupaten Bekasi menggagas pembangunan Museum Pahlawan Nasional Almaghfurlah KH Noer Ali di kawasan Pondok Pesantren At Taqwa, Kampung Ujung Harapan, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan.
Museum tersebut direncanakan menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus wisata religi yang dapat dimanfaatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup dan perjuangan KH Noer Ali.
Gagasan itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di kompleks Pondok Pesantren At Taqwa, Selasa (25/8/2026).
Baca Juga:Isu Dugaan Kekerasan di Rumah Dinas Wabup Sumedang Beredar, Sekpri RY: Tidak Ada Apa-ApaPSSI Beri Lampu Hijau, Persija vs Persib di SUGBK 12 September 2026 Resmi Digelar
Menurut Asep, keberadaan museum nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyimpanan informasi sejarah, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para pelajar dan santri mengenai sosok KH Noer Ali sebagai ulama sekaligus pejuang asal Bekasi.
“Pemerintah daerah bertekad ingin membangun museum untuk putra terbaik Bekasi sekaligus pahlawan nasional KH Noer Ali sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus wisata religi,” ujar Asep.
Ia mengatakan, museum tersebut dapat menjadi tempat bagi siswa mulai dari jenjang sekolah dasar hingga menengah untuk mempelajari perjalanan perjuangan KH Noer Ali. Nilai-nilai keteladanan dan akhlak yang dimiliki sang pahlawan juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda.
“Agar nanti anak-anak kita mengenal sosok beliau, kemudian mempelajari akhlak beliau sehingga beliau menjadi panutan dan dikenal di seluruh Indonesia, bukan hanya di Kabupaten Bekasi,” katanya.
Asep menyebut pembangunan museum membutuhkan kolaborasi sejumlah pihak. Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membahas konsep kerja sama bersama keluarga besar At Taqwa, DPRD Kabupaten Bekasi serta pihak terkait lainnya.
“Sinerginya nanti akan kita bahas dalam waktu dekat,” ucapnya.
Selain rencana pembangunan museum, Pemerintah Kabupaten Bekasi selama ini juga memiliki tradisi ziarah ke makam KH Noer Ali setiap 16 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda pemerintah daerah dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga:Transparansi Data Bansos: DTSEN Terintegrasi dengan Samsat dan Perbankan, Warga Diminta JujurMerawat Warisan Leluhur, Atraksi Budaya Burok Sukses Guncang Cirebon Timur
Asep mengatakan tradisi tersebut merupakan bentuk penghormatan dan kecintaan pemerintah daerah serta masyarakat Kabupaten Bekasi terhadap jasa KH Noer Ali.
