CIREBON – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, RSUD Waled menggelar serangkaian aksi sosial bertajuk “Merayakan Kemerdekaan Dengan Kesehatan”. Kegiatan yang menyasar seluruh lapisan masyarakat Cirebon Timur ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum strategis untuk mendekatkan pelayanan kesehatan rumah sakit kepada masyarakat secara langsung.
Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono, Sp.OG, Subsp.KFM, mengungkapkan bahwa kegiatan jalan santai yang digelar menjadi sarana efektif dalam mensosialisasikan peran krusial rumah sakit sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
“Selain menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81, kegiatan jalan santai ini juga bertujuan mendekatkan RSUD Waled kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa memiliki rumah sakit ini, karena kami adalah bagian dari mereka. Ke depan, kegiatan berbasis interaksi langsung seperti ini akan terus kita lanjutkan,” ujar dr. Deni.
Baca Juga:Bursa Transfer Masih Terbuka, Persib Incar Kiper Baru untuk Perkuat SkuadPolemik Administrasi Desa Hulubanteng Kian Meruncing, DPRD Kabupaten Cirebon Desak Inspektorat Lakukan Riksus
Selain jalan santai, RSUD Waled juga menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga, meliputi kegiatan donor darah serta pemeriksaan dini diabetes melalui pengecekan Gula Darah Sewaktu (GDS). Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat sejak dini.
Menanggapi dinamika internal terkait perpindahan tenaga dokter spesialis ke rumah sakit swasta, dr. Deni menegaskan bahwa RSUD Waled tetap fokus mempertahankan kualitas layanan. Pihaknya kini tengah berupaya mengonsolidasikan keunggulan sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung program prioritas nasional.
“Situasi perpindahan tenaga medis memang kompleks dan nyata terjadi. Namun, kami terus berupaya mengoptimalkan keunggulan yang ada. Mengingat RSUD Waled mengemban penugasan dari pemerintah—terutama untuk layanan KJSU (Kanker, Jantung, Syaraf, dan Urologi)—maka SDM harus diprioritaskan. Kami berharap ada mekanisme berkelanjutan dari hulu ke hilir yang lebih matang dalam perencanaan SDM, sehingga peran kami sebagai garda depan pelayanan pemerintah daerah dapat terjaga dengan baik,” paparnya.
Sebagai langkah konkret dalam peningkatan layanan pada tahun 2026, RSUD Waled melakukan terobosan besar dengan menghadirkan teknologi medis mutakhir. dr. Deni menjelaskan bahwa rumah sakit akan segera mengoperasikan fasilitas Cathlab (Catheterization Laboratory).
