Pasca-Insiden Baku Hantam dengan Pengunjung, Pengamen Resmi Dilarang Masuk Area Kuliner GTC Cirebon

Baku hantam pengunjung dan pengamen di GTC
Pusat kuliner Gunungsari Trade Centre (GTC), Pasar Gunungsari, Kota Cirebon, pasca insiden baku hantam antara pengunjung dan pengamen.
0 Komentar

“Saya langsung meminta mereka untuk tidak lagi mengamen di kawasan GTC karena sudah menciptakan suasana yang tidak kondusif. Salah satu pengamen yang bersikap lebih kooperatif akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan kembali lagi ke sini,” tegas Kiki.

Langkah sterilisasi kawasan dari aktivitas pengaulan liar dianggap vital mengingat GTC Cirebon merupakan salah satu destinasi kuliner malam yang mengandalkan kunjungan keluarga dan warga lokal.

Kepolisian dan Satpol PP Turun Tangan

Menanggapi keresahan masyarakat pasca-viralnya video tersebut, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP M. Fadillah, menegaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk melakukan penelusuran di tempat kejadian perkara (TKP). Pihak kepolisian memastikan tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk tindakan premanisme.

Baca Juga:Usut Kasus TPPU, Kejagung Geledah Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah di Kebayoran BaruRupiah Menguat di Awal Pekan: Sentuh Rp17.985 per Dolar AS, Geopolitik Reda!

“Kami telah menerima informasi terkait video yang beredar dan langsung melakukan pengecekan di lapangan. Polres Cirebon Kota berkomitmen menindak tegas segala bentuk aksi premanisme maupun tindakan yang meresahkan masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa agar dapat segera ditindaklanjuti,” ungkap AKP M. Fadillah.

Senada dengan kepolisian, Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Cirebon, Muhammad Luthfy Iqbal, menyatakan pihaknya turut meningrif/dbs)katkan pengawasan di kawasan-kawasan publik. Langkah koordinasi bersama penanggung jawab kawasan dan aparat keamanan terus ditingkatkan guna mengembalikan rasa aman bagi masyarakat serta menjaga keberlangsungan usaha para pedagang kuliner di Kota Cirebon. (rif/dbs)

0 Komentar