“Kekurangan fasilitas fisik seperti ruang kelas, toilet, sarana ibadah, atau pagar sekolah akan dipenuhi oleh pemerintah provinsi. Namun, untuk operasional harian sekolah, optimalkan dulu dari dana BOS. Jangan terburu-buru membuka opsi menarik SPP kembali,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keberlangsungan pendidikan gratis bagi warga Jawa Barat, Dedi bahkan menyatakan kesiapannya untuk memangkas anggaran operasionalnya sebagai gubernur. Langkah ini diambil guna memastikan ruang fiskal daerah tetap memprioritaskan sektor pendidikan, termasuk memberikan subsidi bagi sekolah swasta.
“Kewajiban pemerintah provinsi adalah menyelenggarakan pendidikan gratis di tingkat SMA dan SMK negeri. Bahkan, sekolah swasta pun harus kita beri subsidi. Jika anggaran dinilai kurang, saya pribadi bersedia dana operasional gubernur dipotong demi mendukung kelancaran program pendidikan gratis ini,” pungkas Dedi optimis. (red)
