Karena itu, penyiapan calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan dinilai krusial bagi kelancaran pembangunan nasional.
Lebih jauh, Ketut memastikan bahwa seluruh rangkaian pelatihan dirancang secara proporsional dengan mempertimbangkan latar belakang peserta yang berasal dari kalangan sipil. Program ini tidak disamakan dengan pendidikan militer untuk prajurit TNI, melainkan lebih ditekankan pada aspek pembentukan fondasi mental dan manajerial yang relevan dengan tugas pengelolaan koperasi di masa depan. (red)
