CIREBON – Kota Cirebon kembali menjadi titik sakral bagi para pegiat sepeda jarak jauh dengan digelarnya Mangewu Mangatus, sebuah ajang ultra cycling yang memasuki seri kedelapan. Berbeda dengan gelaran balap sepeda pada umumnya, ajang ini menyuguhkan konsep unik sekaligus ekstrem bertajuk “Find Your Own Path”, di mana para peserta ditantang menentukan rute mandiri demi memenuhi target elevasi yang fantastis.
​Dalam gelaran kali ini, para peserta wajib menempuh jarak minimal 500 kilometer dengan total elevasi atau ketinggian tanjakan (elevation gain) mencapai 5.000 meter. Seluruh tantangan fisik dan mental tersebut harus diselesaikan dalam batas waktu (cut of time) maksimal 45 jam.
​Tantangan Elevasi dan Jalur Mandiri
CEO Radar Cirebon Group, Yanto S. Utomo, yang turut terjun langsung sebagai peserta, mengakui bahwa seri kedelapan ini memberikan tekanan yang berbeda. Fokus utama bukan hanya pada kecepatan, melainkan strategi dalam memetakan jalur agar syarat ketinggian terpenuhi.
Baca Juga:Bupati Imron Buka Audisi DA8 di Stadion Watubelah, Momentum Bangkitkan Talenta Lokal CirebonKetua DPRD: Kuatkan Perlindungan Sosial bagi Pekerja Rentan di Cirebon
​”Tantangan terbesarnya bukan sekadar jarak 500 kilometer, melainkan keharusan mencapai elevasi 5.000 meter. Ini memaksa kami untuk mencari rute yang didominasi tanjakan terjal agar memenuhi kriteria tersebut,” ujar Yanto di sela-sela kegiatannya.
​Ia menambahkan, jalur yang ia tempuh meliputi lintasan Setu Patok di Kabupaten Cirebon, kemudian membelah perbukitan di Kabupaten Majalengka hingga menuju Waduk Darma di Kuningan. Tak berhenti di situ, medan berat juga menanti di kawasan Ciamis hingga menyeberang ke Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sebelum akhirnya kembali ke Cirebon melalui jalur ekstrem Salem di Kabupaten Brebes.
​Misi 45 Jam: Mandiri Tanpa Pengawalan
Race Director Mangewu Mangatus, Jonisu Efendi, menjelaskan bahwa ajang ini bersifat unsupported, artinya setiap peserta harus mengandalkan kemampuan diri sendiri tanpa bantuan tim mekanik atau logistik di sepanjang jalan.
​Perjalanan dimulai pada Sabtu (2/5/2026) pukul 06.00 WIB dan ditargetkan selesai paling lambat pada Senin (4/5/2026) pukul 15.00 WIB. Jonisu menekankan bahwa kebebasan memilih rute adalah ruh dari Mangewu Mangatus tahun ini, meski panitia tetap menetapkan beberapa titik wajib.
​”Sesuai filosofi Find Your Own Path, rute setiap peserta bisa berbeda-beda tergantung strategi mereka. Namun, ada beberapa checkpoint atau spot wajib yang harus dilintasi, seperti Waduk Setu Patok, Waduk Darma, dan wilayah Brebes,” jelas Jonisu.
