CIREBON – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota kembali mematahkan ambisi kelompok remaja yang hendak menggelar aksi kekerasan jalanan. Dalam sebuah operasi preemtif, petugas berhasil mengamankan empat remaja anggota “geng konten” di kawasan Kesenden, Kecamatan Kejaksan. Kasus ini menjadi alarm keras bagi para orang tua lantaran para pelaku terbukti beraksi di bawah pengaruh narkotika.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari kecurigaan personel patroli rutin yang melihat gerak-gerik sekumpulan pemuda yang mencurigakan di titik rawan gangguan keamanan. Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menemukan fakta yang mengejutkan.
Nekat Tawuran dalam Pengaruh Narkoba
Berdasarkan hasil pemeriksaan intensif dan tes urine, seluruh remaja yang diamankan dinyatakan positif mengonsumsi zat terlarang. Temuan ini mengonfirmasi kekhawatiran polisi bahwa keberanian semu para geng konten seringkali dipicu oleh penyalahgunaan obat-obatan dan narkotika.
Baca Juga:Sasar Generasi Muda, Pengedar Obat Keras Ilegal di Greged Diringkus Polresta CirebonUji Nyali di 'Mangewu Mangatus': Ratusan Goweser Taklukkan 500 Km dengan Rute Bebas
“Hasil pemeriksaan menunjukkan keempatnya positif. Dua di antaranya mengonsumsi ganja, sementara dua lainnya menggunakan obat-obatan terlarang,” tegas AKBP Eko Iskandar dalam keterangan resminya, Minggu (3/5/2026).
Dari empat remaja tersebut, dua orang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka karena terbukti menguasai senjata tajam secara ilegal. Sementara itu, dua rekan lainnya hingga kini masih berstatus sebagai saksi dan dalam proses pendalaman penyidik.
Sita Sajam hingga Miras
Selain mengamankan para pelaku, polisi menyita beragam alat yang disiapkan untuk menunjang aksi kekerasan mereka. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi lima bilah senjata tajam berbagai jenis, tiga unit sepeda motor, botol minuman keras, serta sebuah telepon genggam yang digunakan untuk mengoordinasikan aksi melalui media sosial.
“Aksi mereka tidak hanya berpotensi menimbulkan luka fisik atau korban jiwa, tetapi juga sangat meresahkan karena sengaja mendokumentasikannya demi konten di media sosial,” tambahnya.
Sikat Balap Liar dan Gagalkan Tawuran Pesisir
Di malam yang sama, ketegasan polisi juga menyasar para pelaku balap liar di kawasan Harjamukti. Setelah menerima laporan warga mengenai penutupan akses jalan di persimpangan lampu merah, Tim Maung Presisi langsung melakukan pengejaran.
