Menurutnya, sinkronisasi antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja merupakan kunci agar sektor industri di Jawa Barat tetap kompetitif di tingkat nasional maupun internasional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lulusan sekolah industri tersebut tidak hanya menjadi pekerja biasa, tetapi menjadi tenaga ahli yang mampu meningkatkan produktivitas perusahaan di masa depan. (rif/dbs)
Putus Rantai Kemiskinan, Gubernur Jabar Buka Jalur Khusus Siswa Kurang Mampu ke Sekolah Unggulan Industri
