Potensi Perbedaan Hari Raya
Munculnya dua tanggal yang berbeda, yakni 20 Maret dan kemungkinan 21 Maret, menjadi diskursus yang hangat. Perbedaan ini berpangkal pada kriteria visibilitas hilal (MABIMS) yang dianut pemerintah, yang mensyaratkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Jika pada pemantauan Kamis petang ini posisi hilal belum memenuhi kriteria MABIMS, maka pemerintah dan NU kemungkinan besar akan menetapkan Idulfitri pada Sabtu, 21 Maret 2026. Sebaliknya, jika hilal terverifikasi terlihat dan memenuhi syarat, maka seluruh umat Muslim di Indonesia akan merayakan Lebaran secara serentak pada hari Jumat.
Meskipun terdapat ruang bagi perbedaan, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan langsung oleh Menteri Agama sesaat setelah Sidang Isbat malam nanti. (red)
