Atalia optimistis kegiatan ini bisa menghadirkan masyarakat yang datang tidak hanya melihat-lihat saja. Namun, juga membeli produk kerajinan Jawa Barat.
“Mudah-mudahhan ini bisa mendorong masyarakat untuk datang tidak hanya melihat perkembangan kerajinan Jawa Barat termasuk juga bagaimana keuangan inklusi Jawa Barat dengan berbelanja,” pungkasnya.
Sementara itu Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jabar Jeffri Dwi Putra mengungkapkan, seluruh transaksi dalam KKJ-PKJB 2023 akan menggunakan metode pembayaran QRIS (nontunai).
