Rojali mengatakan, ampli yang dicuri MA benar merupakan ampli milik mushola. Karena terdapat kotoran burung di atasnya. “Ini memang ampli milik mushola, karena ada kotoran burungnya. Sebab, di mushola kami tepatnya di atas ampli atapnya masih agak terbuka yang memudahkan burung masuk dan buang kotoran di sana-sini. Kotoran burung di ampli ini memang sudah pernah kami bersihkan, tapi gak hilang. Kemudian, kabel di ampli tersebut dipotong. Padahal, mudah cuma tinggal membuka bautnya saja, baru kabel bisa dipotong,” imbuhnya.
“Ampli dan bekas potongan pada kabel, identik dengan yang terdapat di mushola kami. Kami yakin ini ampli kami, sebab ampli tersebut masih baru dan baru beberapa kali dipakai untuk kegiatan mushola,” pungkasnya. (fjr)
