Kang Jimmy “Ngemper” Bareng JP di Pemkab Karawang, Ngobrolin Apa Yaa?

Kang Jimmy "Ngemper" Bareng JP di Pemkab Karawang, Ngobrolin Apa Yaa?
0 Komentar

RABU (4/5/2016) pagi, belasan tamu sudah mengantre di Ruang Tunggu Kantor Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari (Jimmy). Tak lama berselang, antrean tamu itu dikagetkan dengan kedatangan seorang lelaki berkaos sambil menyapa hangat semua staff yang ada di sana. Lelaki itu ternyata Kang Jimmy, Wabup Karawang.

Menurut keterangan orang-orang terkedatnya, Kang Jimmy memang terbiasa ngantor dengan kostum santai. Namun bak Superman, Ia sudah “siap perang” saat keluar kantor beberapa menit kemudian. Bahkan tak jarang Ia dibonceng staf-nya dengan sepeda motor untuk beraktifitas. Itulah Kang Jimmy. Baginya, kostum atau seragam, tak jadi jaminan dari kinerja seseorang. Lagi-lagi itu pun dibuktikannya dengan gerbrakan-gebrakan ajaibnya selama kurun waktu 100 hari menjabat sebagai wakil bupati.

Hari itu, rupanya tak semua tamu beruntung dan bisa bertatap muka dengan Kang Jimmy, karena sejumlah agenda sudah menanti sang wabup. Tim Jabar Publisher pun tak terlalu berharap banyak bisa berdiskusi dengannya. Namun panggilan Ade S, Pengawal Pribadi Kang Jimmy seolah memecah kebekuan itu. “Mangga kang, sudah ditunggu bapak,” katanya. Kami pun bergegas menghampiri dan ternyata Kang Jimmy sudah ada di luar kantor dengan kostum ‘siap perang’ untuk sidak ke Pupuk Kujang.

Baca Juga:Bidan PTT Puskesmas Rengasdengklok Diduga Malpraktek, Satu Warga Meninggal DuniaBerlaga di Divisi Utama, Persika Dibiayai 4 Perusahaan Besar

“Gimana kabarnya bos? Kemana saja kok menghilang dari Karawang,” sapa Jimmy sambil merangkul Pemred Jabar Publisher, Hasan Jay. Lalu mereka berdua pun bercakap-cakap sambil berjalan ke arah luar kantor. Perbincangan pun tak berakhir di situ, karena bahasa tubuh kang Jimmy berkata lain. Tanpa aba-aba Ia langsung duduk di tangga teras pintu masuk kantornya. Padahal rombongannya sudah siaga untuk berangkat. “Ayo kang kita ngobrol di sini saja,” ajak kang Jimmy.

Mereka pun berdiskusi beberapa tema tentang Karawang, namun fokus pembicaraan lebih pada infrastruktur di Kota Pangkal Perjuangan itu. “Soal jalan, sedang kita data dulu, Insha Allah 3 tahun beres kang,” ucapnya tanggap. Di depan rombongan dan Tim JP, Jimmy juga menjelaskan bahwa jalan yang rusak di Karawang tidak semuanya menjadi kewenangan Pemkab Karawang. “Masyarakat harus tahu ini. Ada jalan milik kita (Pemkab-red), ada yang milik Provinsi, ada pula yang menjadi kewenangan pusat,” terangnya sambil menyimak lembar demi lembar Majalah Jabar Publisher.

0 Komentar