Berkat Donasi Warga Dua Desa, Lapangan Basket “Gentong” Dompyong Wetan Akhirnya Terwujud

Berkat Donasi Warga Dua Desa, Lapangan Basket “Gentong” Dompyong Wetan Akhirnya Terwujud
Tim JP berpose bersama pengurus Lapangan Basket Tim Gentong yang pembangunannya diinisiasi atas swadaya masyarakat, Minggu (8/11/2026)
0 Komentar

KABUPATEN CIREBON – Pembangunan sarana olahraga lapangan basket di Desa Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, akhirnya terealisasi berkat inisiatif, semangat gotong royong, serta dukungan donasi dari masyarakat. Menariknya, partisipasi dalam pembangunan lapangan yang diberi nama “Gentong” ini tidak hanya datang dari warga Desa Dompyong Wetan, tetapi juga mendapat dukungan dan sumbangsih dari masyarakat desa tetangga yakni Desa Dompyong Kulon.

Lapangan basket tersebut digagas sebagai upaya membangkitkan kembali aktivitas olahraga bola basket di wilayah setempat, sekaligus menghidupkan kembali tim basket lokal yang sebelumnya sempat vakum.

Dengan mengandalkan swadaya masyarakat dan menghimpun donasi dari berbagai pihak, fasilitas olahraga ini kini mulai terwujud. Meski demikian, sejumlah fasilitas pendukung dan kondisi fisik lapangan masih membutuhkan pembenahan serta pembangunan lanjutan.

Baca Juga:Red Flag dan Insiden Tikungan Tak Hentikan Marquez Juarai Sprint Race QatarWarga Dilibatkan Jaga Ciremai, Dedi Mulyadi Janjikan Hadiah Rp10 Juta Jika Ringkus Penembak Burung

“Ide awalnya dari Pak Dodi selaku pegawai Korwil Kecamatan Gebang yang ingin meramaikan khazanah budaya basket. Kami kemudian tergerak untuk mendirikan tiang basket karena sebelumnya respons warga desa belum optimal,” ujar Edi Heriyanto, Koordinator Pembangunan Lapangan Basket Gentong, saat ditemui JP di lokasi, Minggu petang (8/11/2026).

Menurutnya, meskipun pembangunan tahap awal telah berhasil direalisasikan, masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi agar lapangan dapat berfungsi secara optimal. Sebelumnya, alokasi dana desa sempat direncanakan untuk mendukung pembangunan fisik lapangan. Namun, pelaksanaannya belum dapat dimaksimalkan karena adanya program prioritas lainnya.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemdes Dompyong Wetan dan mereka merespons baik rencana ini. Hanya saja, alokasi anggaran belum bisa maksimal karena ada program pusat yang menjadi prioritas, seperti Koperasi Desa Merah Putih,” terang pria yang akrab disapa Um Edi ini.

Ke depan, pengurus berharap adanya dukungan anggaran maupun bantuan lanjutan untuk menyempurnakan fasilitas lapangan, termasuk penambahan tiang ring di sisi seberang sehingga sarana olahraga tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.

Tidak hanya untuk olahraga basket, kawasan ini juga diharapkan berkembang menjadi ruang publik multifungsi yang tertata rapi, nyaman, dan dapat digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat.

“Ya, kami berharap ada tambahan alokasi dana untuk melanjutkan pembangunan lapangan basket kebanggaan kita ini,” tambahnya.

0 Komentar