Kendati demikian, takdir berkata lain; korban dinyatakan telah meninggal dunia sebelum mendapatkan perawatan medis lanjutan. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut serta memastikan penyebab pasti kematiannya, jajaran kepolisian langsung mengevakuasi jasad korban.
“Petugas kami langsung membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih mendalam,” tambahnya.
Perspektif dan Analisis Keselamatan Perjalanan
Kasus mendadak wafatnya pemudik atau pelintas di area istirahat jalan tol kembali menyoroti pentingnya manajemen kelelahan (fatigue management) selama melakukan perjalanan darat jarak jauh. Perjalanan berjam-jam di dalam kendaraan tertutup dengan kondisi fisik yang mungkin sudah lelah, ditambah potensi dehidrasi atau riwayat kesehatan tersembunyi, sering kali menjadi pemicu ancaman medis mendadak seperti serangan jantung atau kelelahan ekstrem (fatigue collapse). Para ahli keselamatan berkendara senantiasa mengingatkan para pelaku perjalanan agar tidak memaksakan diri, rutin memantau kondisi kesehatan pribadi, serta memanfaatkan waktu istirahat di rest area secara optimal—bukan hanya untuk meregangkan kendaraan, melainkan juga memulihkan kebugaran tubuh secara menyeluruh demi menghindari insiden tragis serupa di masa mendatang. (dbs/red)
