Reshuffle Kedelapan Kabinet Prabowo-Gibran: Sembilan Tokoh Militer dan Profesional Resmi Dilantik di Istana

Reshuffle Kedelapan Kabinet Prabowo-Gibran: Sembilan Tokoh Militer dan Profesional Resmi Dilantik di Istana
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik sembilan pejabat negara baru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026)
0 Komentar

JAKARTA — Roda pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali mengalami dinamika signifikan. Kepala Negara secara resmi melantik sembilan pejabat negara baru di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/10/2026) sore. Perombakan ini menandai langkah reshuffle atau perombakan kabinet yang kedelapan kalinya sejak Kabinet Merah Putih mengemban roda pemerintahan dalam dua tahun terakhir.

Pelantikan yang berlangsung khidmat ini mencakup sejumlah pergeseran strategis di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI), lembaga penanggulangan bencana, badan pengelolaan lingkungan khusus, hingga jajaran wakil menteri di kementerian teknis. Langkah cepat ini dinilai sebagai upaya konsolidasi berkelanjutan guna mengoptimalkan kinerja ritme birokrasi dan stabilitas pertahanan nasional. Sebelumnya, perombakan kabinet ketujuh baru saja dilakukan pada awal bulan ini, tepatnya pada 1 Oktober lalu.

Dalam jajaran perombakan kali ini, posisi strategis militer mengalami rotasi penting, diantaranya :

Baca Juga:Dari Persoalan Pertanian hingga UMKM, Herman Khaeron Jaring Aspirasi Warga Pabedilan CirebonPeringati HUT ke-81, Ketua PMI Cirebon Dorong Pelestarian Ekosistem Pesisir Lewat Aksi Hijau

1. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak resmi dilantik sebagai Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPP-DT).

2. Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) kini diisi oleh Jenderal TNI Tandyo Budi Revita,

3. Letjen TNI Kristomei Sianturi, ditunjuk sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tidak hanya sektor pertahanan dan keamanan, penguatan tata kelola lingkungan dan sektor strategis kementerian turut menjadi fokus utama dalam gelombang perombakan kedelapan ini. Satyawan Pudyatmoko dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) yang didampingi oleh Mayjen Sriyanto sebagai Wakil Kepala BPGMN. Penunjukan ini menggarisbawahi komitmen pemerintah terhadap mitigasi lingkungan dan pemulihan ekosistem nasional yang krusial.

Sementara itu, di jajaran kementerian, sektor pertahanan dan ketahanan pangan mendapat tambahan amunisi baru.

Berikut daftarnya:

1. Marsekal TNI Yusuf Jauhari dilantik sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi,

2. Jenderal TNI Richard Tampubolon sebagai Wamenhan Bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan.

3. Alim Setiawan sebagai Wakil Menteri Pertanian

4. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas)

Baca Juga:Dokter Spesialis Sampaikan Keluhan ke DPRD, Minta Benahi Persoalan RSD GunungjatiAkses Antardesa Mulai Mulus, Perbaikan Jalan Kalirahayu–Tawangsari Sepanjang 633 Meter Dikebut Tahun Ini

Frekuensi perombakan kabinet yang telah dilakukan sebanyak delapan kali sejak 20 Oktober 2024—mulai dari gelombang pertama pada 19 Februari 2025, rangkaian perombakan sepanjang tahun 2025, hingga eskalasi dinamika penataan di paruh kedua 2026—menunjukkan betapa dinamisnya orientasi evaluasi kinerja yang diterapkan oleh Istana. Dengan formasi baru ini, pemerintah diharapkan mampu mempercepat akselerasi program pembangunan nasional secara lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran. (dbs/red)

0 Komentar