Herman Khoeron menilai bahwa penguatan infrastruktur pertanian mutlak harus terus disuarakan dan diperjuangkan, demi memastikan sektor agraris mendapatkan porsi perhatian yang memadai dalam agenda pembangunan nasional.
“Jalan usaha tani belum menjadi bagian dari program strategis pekerjaan umum. Nanti akan saya dorong agar bisa masuk dalam program tersebut,” ungkapnya.
Tak hanya urusan kemarau, ancaman banjir tahunan akibat luapan Sungai Cisanggarung juga menjadi momok yang mempengaruhi aktivitas warga serta produktivitas pertanian setempat. Menanggapi hal tersebut, Herman Khaeron bergerak cepat dengan meminta pemerintah desa segera menyusun surat resmi berisi data dan kronologi kebutuhan infrastruktur, agar usulan tersebut bisa langsung diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) serta diintegrasikan ke dalam program pembangunan nasional maupun Provinsi Jawa Barat.
Baca Juga:Dokter Spesialis Sampaikan Keluhan ke DPRD, Minta Benahi Persoalan RSD GunungjatiAkses Antardesa Mulai Mulus, Perbaikan Jalan Kalirahayu–Tawangsari Sepanjang 633 Meter Dikebut Tahun Ini
Dongkrak UMKM dan Ruang Kreatif Pemuda
Selain sektor pertanian, dorongan perekonomian melalui sektor UMKM dan keterlibatan generasi muda mendapat perhatian yang signifikan. Sejumlah warga memanfaatkan momen tersebut untuk mengatasi kendala permodalan, akses program kemitraan Mitra Sehati, hingga kebutuhan sarana penunjang usaha.
Merespons keluhan seorang pedagang kantin kecil yang membutuhkan gerobak, Kang Hero secara spontan langsung merealisasikan bantuan gerobak usaha agar roda perekonomian keluarga tersebut dapat terus berputar. Dukungan serupa juga disuarakan oleh Ketua Karang Taruna Kecamatan Pabedilan, Adin, yang mengusulkan pengembangan potensi wisata desa penyangga serta fasilitas pemeliharaan kepemudaan.
Melalui serangkaian penyerapan aspirasi ini, Herman Khaeron menegaskan komitmennya untuk terus menggalang setiap permasalahan warga di tingkat pusat. Kolaborasi aktif antara masyarakat, pemerintah desa, dan lembaga legislatif diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan di kawasan Cirebon Timur. (merah/dbs)
