Motor Karyawan Toko di Waled Cirebon Digondol Maling, Dua Pelaku Terekam CCTV

Motor Karyawan Toko di Waled Cirebon Digondol Maling, Dua Pelaku Terekam CCTV
Pelaku terekam kamera CCTV saat membawa kabur motor Honda Vario warna merah milik karyawan Toko di Desa Gunungsari, Kecamatan Waled, Kab. Cirebon.
0 Komentar

CIREBON — Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kabupaten Cirebon. Sebuah sepeda motor jenis matik milik seorang karyawan toko yang terparkir di depan tempat kerjanya di Blok Galimas, Desa Gunungsari, Kecamatan Waled, raib digondol kawanan pencuri pada Minggu (11/10/2026) sore.

Insiden pencurian ini menimpa kendaraan Honda Vario 125 dengan nomor polisi E 3754 MAF. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di sela-sela jam operasional toko, tepatnya di samping area Sunat HS Medika Khitan, Desa Gunungsari.

Menurut keterangan saksi mata sekaligus warga sekitar, Mesa Siti Rahman, korban sebelumnya sempat beraktivitas normal seperti biasa. Menjelang sore hari sekitar pukul 16.00 WIB, korban sempat merampungkan tugas bersih-bersih rutin dengan menyapu area depan toko. Saat itu, korban sempat melihat kendaraannya masih terparkir aman di dekat garasi mobil.

Baca Juga:Pemkab Cirebon Perkuat Pendidikan Kependudukan Lewat Inovasi Sekolah Siaga"Mobile Batching Plant", Solusi Pemprov Jabar untuk Pembangunan Jalan Desa di Wilayah Terpencil

“Sebelum meninggalkan tempat kerja, korban sempat menyapu area depan toko dan melihat sepeda motornya masih terparkir di tempat semula,” ujar Mesa.

Namun, situasi berubah drastis ketika korban hendak pulang dan kembali ke halaman depan toko. Kendaraan kesayangannya tersebut sudah tidak lagi berada di tempatnya. Upaya pencarian kilat yang dilakukan korban di sekitar lokasi tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya menyadari bahwa motornya telah dicuri.

Ironisnya, aksi kejahatan ini berlangsung di tengah situasi lingkungan yang relatif masih ramai oleh aktivitas warga dan pengunjung toko. Para pelaku diduga memanfaatkan kelengahan sesaat untuk melancarkan aksinya secara cepat.

Kendati kamera pengawas (CCTV) di tempat korban bekerja sedang mengalami gangguan teknis dan gagal merekam kejadian, titik terang mulai muncul dari rekaman CCTV milik tetangga sekitar. Berdasarkan petunjuk visual tersebut, terlihat jelas aksi dua orang terduga pelaku yang mondar-mandir dan melancarkan pencurian di sekitar lokasi kejadian.

Rekaman visual dari kamera pengawas tetangga kini menjadi barang bukti kunci yang diharapkan dapat membantu aparat kepolisian dalam melacak identitas serta keberadaan para pelaku pencurian. Kasus ini pun telah memicu keresahan di kalangan pekerja dan pelaku usaha lokal, sekaligus menjadi pengingat penting akan perlunya peningkatan kewaspadaan serta sistem pengamanan ganda—seperti penggunaan kunci pengaman tambahan—pada kendaraan yang diparkir di tempat umum. (dbs/red)

0 Komentar