“Insyaallah kami bertanggung jawab penuh atas kejadian ini, termasuk menanggung seluruh biaya pengobatan para siswa yang terdampak,” tegas Hakim saat memberikan keterangan resmi.
Guna mengungkap penyebab pasti peristiwa ini, SPPG Kerticala II bersama dinas terkait telah memfasilitasi pemeriksaan lintas instansi pada Selasa (6/10/2026). Tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jepolisian, hingga pihak kejaksaan diturunkan ke lokasi guna melakukan investigasi mendalam, mengambil sampel makanan, serta memantau langsung perkembangan kondisi para siswa di fasilitas kesehatan. (red/dbs)
