KABUPATEN CIREBON – Perairan pesisir timur Cirebon mendadak semarak dan berwarna. Sebanyak kurang lebih 200 perahu nelayan hias berbondong-bondong membelah ombak dalam perhelatan akbar tradisi Nadran atau pesta laut yang digelar di Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.
Ritual tahunan yang sarat akan nilai budaya dan spiritual ini menjadi momentum sakral bagi masyarakat pesisir. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan detik-detik prosesi pelarungan sesaji ke tengah laut sebagai simbol rasa syukur mendalam atas limpahan rezeki hasil bumi dan tangkapan ikan yang melimpah.
Parade ratusan perahu tersebut dilepas dengan penuh semangat, diikuti langsung oleh Kuwu (Kepala Desa) Ambulu beserta perangkat desa, jajaran Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) setempat, serta para nelayan lokal. Rangkaian kegiatan pelarungan ini berlangsung tertib hingga seluruh armada perahu kembali bersandar dengan selamat di dermaga menjelang siang hari.
Baca Juga:Anggaran Rp3,5 Miliar Digelontorkan, Pemkot Cirebon Prioritaskan Perbaikan Basement Gedung SetdaAlmaira Nebuchadnezzar, Putri Cirebon Timur yang Harumkan Nama Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Kuwu Desa Ambulu, Sunaji, mengungkapkan bahwa tradisi Nadran bukan sekadar seremonial tahunan belaka, melainkan bentuk manifestasi rasa terima kasih kepada Sang Pencipta atas keselamatan dan rezeki yang diberikan kepada para pencari nafkah di lautan.
“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung aman dan lancar,” ujar Sunaji saat memberikan keterangan di sela-sela perhelatan tradisi tersebut.
Sebagai kepala desa yang telah memimpin selama dua periode, Sunaji menambahkan bahwa kemeriahan pesta laut tahun ini juga diisi dengan berbagai pementasan seni tradisi lokal yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat luas, seperti pertunjukan wayang kulit dan kesenian sandiwara khas Cirebon.
Melalui penyelenggaraan tradisi Nadran ini, Pemerintah Desa Ambulu bersama warga berharap kearifan lokal warisan leluhur tersebut dapat terus terjaga kelestariannya. Selain mempererat tali silaturahmi antarwarga pesisir, momentum ini juga diyakini mampu mendongkrak daya tarik wisata bahari di wilayah Kabupaten Cirebon bagian timur.
Ketua Panitia Nadran 2026 Desa Ambulu, Trisno mengungkapkan, kegiatan ini rutin setiap tahun dan kompak, berbagai elemen masyarakat turut meriahkan acara ini.
Menurutnya, pelaksanaan Nadran 2026 menjadi kebanggaan tersendiri karena sebagai bentuk persatuan desa. Sehingga, kemeriahan terasa saat acara tersebut.
“Berbagai kegiatan dilaksanakan, antara lain karnaval sound horeg, wayang kulit dan sandiwara di dua blok, dengan harapan sebagai wujud persatuan dan kesatuan warga Ambulu,” ucapnya.
