Diseminasi Film Angkat Kisah Penerus Maestro Tari Topeng Cirebon

film tari topeng
HANGAT - Diseminasi Film Dokumenter “Lika-Liku Kehidupan Para Penerus Maestro Tari Topeng Cirebon” Digelar dalam Suasana Hangat dan Penuh Keakraban, Sabtu (5/9/2026).
0 Komentar

Dalam sesi diskusi, ia mengungkapkan bahwa sejak awal kedatangan tim yang ingin mengangkat kisah para pelaku seni tari Topeng Cirebon, dirinya telah memahami visi dan misi yang dibawa. Setelah memahami tujuan tersebut, ia tanpa ragu memberikan dukungan penuh dan bersedia menjadi bagian dari film dokumenter.

Menurut Waryo, film dokumenter seperti ini sangat penting karena hasilnya dapat menjadi dokumen yang bersifat abadi dan menjadi bagian dari sejarah perjalanan tari Topeng Cirebon dalam bentuk audio visual. Ia berharap film tersebut dapat segera diakses oleh masyarakat luas.

Dengan menyaksikan film tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengenal lebih jauh tentang tari Topeng Cirebon, termasuk sejarah, filosofi, perjuangan para pelaku seni, serta berbagai nilai positif yang dapat dipetik dari perjalanan kesenian tersebut.

Baca Juga:Temuan Ulat di Menu MBG SMAN 1 Losari Picu Sanksi Tegas Dinkes Kabupaten CirebonBulan Dana Pensiun 2026 bank bjb, Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Finansial Lebih Sejahtera Dengan DPLK

Ia juga berencana menyimpan film tersebut sebagai bagian dari arsip Museum Topeng Cirebon ketika film sudah dapat diakses secara luas.

Diskusi Berlangsung Hangat hingga Tengah Malam

Setelah pemutaran film, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung penuh keakraban. Meskipun dikemas dalam suasana santai, diskusi tetap berlangsung substantif dan sarat dengan pembahasan mengenai seni, budaya, perfilman, serta masa depan tari Topeng Cirebon.

Sesi diskusi dipandu oleh Ang Jums, yang telah lama berkecimpung di dunia penyiaran. Selain dikenal sebagai penyiar di Cirebon Radio, Ang Jums juga merupakan jurnalis dan pendongeng, serta kini terlibat dalam pengelolaan Cirebon Radio.

Pengalaman dan kepiawaiannya dalam membawa serta mengemas sebuah acara membuat suasana diskusi terasa hangat dan tidak kaku. Para peserta pun aktif mengikuti pembahasan dan berbagi pandangan mengenai film serta keberlangsungan seni tari Topeng Cirebon.

Tanpa terasa, waktu terus berjalan hingga menjelang tengah malam. Diskusi akhirnya harus diakhiri dengan mempertimbangkan jarak perjalanan sebagian tamu yang hadir.

Malam itu, pemutaran film dokumenter “Lika-Liku Kehidupan Para Penerus Maestro Tari Topeng Cirebon” pun berakhir. Namun, kisah yang disuguhkan film tersebut tidak berhenti ketika layar dimatikan.

Berbagai cerita tentang perjuangan, pengorbanan, kecintaan, kegelisahan, serta harapan terhadap masa depan tari Topeng Cirebon dibawa pulang oleh masing-masing hadirin—tersimpan dalam ingatan mereka untuk kemudian diceritakan kembali kepada orang lain.

0 Komentar