Di antaranya Dian Mulyadi, seorang pelukis kaca, pembuat topeng, sekaligus pemilik distro Topeng Cirebon yang menyediakan berbagai kebutuhan dan aksesori bagi para penari topeng.
Selain itu, ada pula Jamiatun, yang akrab disapa Wa Tutun, seorang pengrajin sekaligus pengukir topeng dari Sanggar Sungkrah Prigel Art.
Keduanya menjadi narahubung yang membantu mempertemukan tim produksi dengan para pelaku seni tari topeng. Berkat dukungan tersebut, proses pencarian dan pertemuan dengan para tokoh yang menjadi bagian dari film dapat dilakukan tanpa mengalami kesulitan berarti. Bagi Kang Dero, film dokumenter ini bukan sekadar sebuah karya sinematografi.
Baca Juga:Temuan Ulat di Menu MBG SMAN 1 Losari Picu Sanksi Tegas Dinkes Kabupaten CirebonBulan Dana Pensiun 2026 bank bjb, Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Finansial Lebih Sejahtera Dengan DPLK
“Film dokumenter merupakan bagian penting dalam hidup saya. Film ini merupakan sebuah bhakti yang ingin saya berikan untuk negeri tercinta melalui karya,” ujarnya.
Symphony 9 Bangga Menjadi Bagian dari Film
Sementara itu, Djodjo Sutardjo, selaku tuan rumah penyelenggaraan pemutaran film sekaligus Ketua Komunitas Rumah Budaya Symphony 9, menyampaikan rasa bahagia dan bangganya karena dapat menjadi bagian dari perjalanan film tersebut.
Menurut Djodjo, M. Robby Dero memiliki sejarah panjang bersama komunitas Rumah Budaya Symphony 9. Ia juga mengetahui kiprah dan perjalanan Kang Dero di dunia sinematografi.
“Beliau memiliki sejarah panjang dengan komunitas ini. Kami tahu betul sepak terjang dan kiprahnya di dunia sinematografi. Perjalanan panjangnya membuat ia bisa membuat film dokumenter tentang para pelaku seni tari topeng Cirebon,” ungkap Djodjo.
Menurutnya, dukungan dari Kementerian Kebudayaan RI melalui Dana Indonesiana dan LPDP menjadi sesuatu yang membanggakan. Ia berharap film tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama dalam mengenalkan kembali berbagai kisah dan nilai yang terkandung dalam seni tari Topeng Cirebon.
“Sungguh membuat kami bangga. Semoga film ini banyak memberi dampak dan manfaat bagi masyarakat luas. Begitu banyak kisah yang dapat dipetik dari film ini,” katanya.
Menjadi Dokumen Sejarah Tari Topeng Cirebon
Hal senada disampaikan Waryo Sela, seniman multitalenta yang juga dikenal sebagai budayawan, pengrajin topeng, dan pelatih tari Topeng Cirebon. Waryo Sela merupakan bagian dari keluarga besar Topeng Palimanan dan kini dipercaya sebagai kurator di Museum Topeng Cirebon.
