200 Becak Listrik Resmi Meluncur di Cirebon: Solusi Mobilitas Lansia Sekaligus Ikon Baru Pariwisata Kota Wali

Becak listrik bantuan presiden
Walikota Cirebon, Effendi Edo bersama jajaran pemerintah daerah naik becak listrik bantuan Presiden Prabowo, Jumat (4/9/2026)
0 Komentar

“Saya sudah perintahkan semua jajaran di Kota Cirebon untuk bisa membantu ketika pengemudi becak ini kehabisan listrik di mana pun. Bisa di kelurahan, kecamatan, dinas maupun instansi lainnya,” tegas Effendi.

Selain kemudahan suplai listrik, aspek perawatan armada juga menjadi prioritas utama. Pemerintah memastikan bahwa para pengemudi tidak perlu khawatir mengenai biaya pemeliharaan becak. Melalui kerja sama strategis antara pihak yayasan dan pabrikan Viar, seluruh layanan servis diberikan secara cuma-cuma alias gratis.

Harapan Baru dari Para Pengemudi Lansia

Bantuan armada modern ini dirasakan betul dampaknya oleh para pengemudi becak senior di lapangan. Amin (56), seorang pengemudi becak asal kawasan Samadikun yang telah menggeluti profesinya sejak tahun 2010, mengungkapkan rasa syukurnya. Selama belasan tahun menggantungkan hidup dari mengayuh becak manual, pendapatannya kerap tidak menentu dan sangat menguras tenaga, terutama di usianya yang tidak lagi muda.

Baca Juga:Gubernur Dedi Mulyadi Genjot Integrasi SMA-SMK dengan Korporasi IndustriHari Pelanggan Nasional 2026, bank bjb Hadir untuk Layanan yang Setara dan Berkelanjutan

Dengan beralih menggunakan becak listrik, ia berharap roda perekonomian keluarganya dapat berputar lebih baik serta meringankan beban fisik harian saat mencari penumpang di sekitar kawasan Sama Kuno.

“Tidak tentu. Kadang sampai sore Rp50 ribu,” tutur Amin menceritakan penghasilannya dulu. “Harapannya makin lebih baik, hemat tenaga,” imbuhnya penuh optimisme.

Distribusi bantuan becak listrik ini sendiri dilakukan secara terstruktur berdasarkan wilayah administratif, mencakup wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, hingga Kuningan. Melalui program ini, pemerintah berharap para pengemudi lanjut usia dapat tetap produktif secara aman, nyaman, dan berkelanjutan. (red/dbs)

0 Komentar