Setelah berjibaku melawan kobaran api dengan mengerahkan bantuan pasokan air yang maksimal, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan memadamkan api secara total.
Sementara itu Kuwu Serang Kulon, Alimudin, membenarkan adanya insiden rumah terbakar yang menimpa warganya. Alimudinmengatakan kebakaran yang menimpa rumah milik Maniah terjadi secara tiba-tiba dan menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta barang-barang di dalamnya.
“Musibah datang tanpa diduga. Rumah korban terbakar hingga bagian atap, kaca, serta sejumlah dokumen penting seperti ijazah ikut hangus. Kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta,” ujar Alimudin.
Baca Juga:Giat Kembangkan Ekonomi Syariah, Pemprov Jabar Raih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026Jabar dan Selangor Jajaki Kerja Sama Bidang Perdagangan dan Investasi
Ia menjelaskan, pemerintah desa telah memberikan bantuan awal kepada korban dan akan mengupayakan bantuan lanjutan melalui Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun instansi terkait.
“Kami berupaya membantu melalui santunan dari desa dan akan mengajukan bantuan kepada pemerintah daerah agar korban mendapatkan dukungan lebih lanjut,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti korsleting serta menghitung total kerugian materiil yang dialami oleh korban. (rif/dbs)
