Melihat tingginya angka kunjungan pasien yang tidak hanya berasal dari Cirebon, tetapi juga merambah ke wilayah Kuningan, Ciamis, Indramayu, hingga daerah Jawa Tengah bagian barat, RSUD Waled kini tengah menyiapkan rencana strategis pembangunan gedung terintegrasi atau Cancer Center.
“Visi ke depan, kami ingin memiliki satu gedung terintegrasi agar seluruh rangkaian pelayanan kanker lebih fokus dan maksimal. Mengingat posisi geografis kami di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, fasilitas ini akan sangat vital untuk menjangkau pasien dari lintas provinsi,” tambah dr. Luthfi.
Aksesibilitas Penuh BPJS Kesehatan
Keunggulan utama dari layanan di RSUD Waled adalah seluruh prosedur medis, termasuk tindakan kemoterapi di Poliklinik HOT, telah sepenuhnya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Hal ini sejalan dengan misi rumah sakit untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas tanpa membebani ekonomi masyarakat.
Baca Juga:Gubernur Dedi Mulyadi Wajibkan Daerah Alokasikan 7,5 Persen APBD untuk InfrastrukturBMKG Peringatkan Jawa Barat Bakal Dilanda Kemarau Lebih Kering dan Panjang pada 2026
Saat ini, masyarakat dapat mengakses layanan di Poliklinik HOT RSUD Waled setiap hari Senin hingga Sabtu. Konsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa rumah sakit milik daerah ini tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas melalui layanan kesehatan yang berkelanjutan dan terjangkau. (adv)
