Kesiapan Bandara Kertajati untuk melayani penerbangan internasional juga sudah melalui beberapa tahapan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Verifikasi untuk melihat fasilitas dan sarana pendukung seperti imigrasi, buat masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri.
“Fasilitas terminal kami sudah siap. Sekarang bagaimana caranya kami bisa mengoptimalkan bahwa bandara ini sudah beroperasi baik domestik maupun internasional kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Menurut Managing Director Lion Group Kapten Daniel Putut Kuncoro, Bandara Kertajati bisa menjadi pusat kegiatan transportasi udara dari Jawa Barat menuju Tanah Suci. Sebagai bandara terbesar di Jawa Barat sudah seharusnya potensi masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri bisa terlayani secara maksimal.
Baca Juga:Jabar Pecahkan Rekor 5.000 Perempuan Berbusana Batik TerbanyakJembatan Penghubung Watubelah – Pejambon Sedang Dikerjakan
“Tanggal 13 Oktober besok ini adalah rencana yang menjadi kenyataan. Dengan berbagai macam kendala sehingga kami melihat Kertajati menjadi semangat baru kami untuk pusat kegiatan transportasi udara,” terang Daniel. Dia melanjutkan, Lion Air akan menggunakan pesawat Jenis Boeing 737-800 max dengan kapasitas 180 seat. Transit dilakukan di India karena penerbangan jarak jauh hanya untuk keperluan pengisian bahan bakar.
Vice President Dream Tour Muhammad Umar Bakadam menuturkan, jamaah Umrah asal Ciayumajakuning dan Purwokerto cukup mendominasi untuk berangkat umrah pertama melalui Bandara Kertajati.
“Selain jemaah asal Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan atau Ciayumajakuning, jemaah dari Purwokerto juga akan menjadi jemaah pertama yang berangkat umroh ke Tanah Suci dari Bandara Kertajati,” terangnya menambahkan.
Lebih lanjut Umar menuturkan, dengan adanya rute penerbangan umrah dari Bandara Kertajati menuju Tanah Suci, tentu ini akan membantu warga yang berada di kawasan Ciayumajakuning dan sebagian wilayah Jawa Tengah untuk menunaikan ibadahnya di Tanah Suci.
“Biasanya jamaah asal Ciayumajakuning dan Jateng yang berangkat umrah itu harus siap dengan macet-macet ketika ke bandara. Namun dengan adanya penerbangan umrah dari Bandara Kertajati itu sangat membantu sekali, minimal bisa meminimalisir kemacetan ketika perjalanan dari tempat tinggalnya ke bandara,” tandasnya./ HUMAS BIJB.
Biro jasa penerbangan umrah lainnya, Fauzi Wahyu Muntoro selaku Direktur Utama PT DGI mengatakan, respon masyarakat menyambut penerbangan umrah dari Bandara Kertajati cukup luar biasa. Keberangkatan transportasi udara menuju Tanah Suci bisa lebih mudah mengakomodir warga Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.
