Konsisten Dorong Ekosistem Halal, Pemkab Cirebon Sabet Penghargaan Terbaik III Nasional IHYA 2026

Konsisten Dorong Ekosistem Halal, Pemkab Cirebon Sabet Penghargaan Terbaik III Nasional IHYA 2026
Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag., menerima piagam penghargaan sebagai Pemda Terbaik III Tingkat Nasional pada ajang Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2026.
0 Komentar

JAKARTA – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dalam memajukan industri halal nasional kembali membuahkan hasil di kancah nasional. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Pemkab Cirebon sukses meraih penghargaan sebagai Terbaik III Tingkat Nasional pada ajang Indonesia Halal Industry Award (IHYA) 2026 untuk kategori Lembaga Pemerintahan dengan Dukungan Terbaik terhadap Pengembangan Industri Halal.

Penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia tersebut diserahkan secara resmi di Jakarta. Pencapaian ini kian menegaskan posisi Kabupaten Cirebon sebagai pelopor pengembangan ekosistem halal, mengingat daerah ini menjadi satu-satunya pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat yang berhasil menembus daftar penerima penghargaan dalam kategori tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, H. Suhartono, S.Sos., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas raihan prestasi ini. Ia menjelaskan bahwa predikat tersebut berhasil diraih setelah melewati serangkaian tahapan seleksi dan verifikasi yang sangat ketat.

Baca Juga:Polda Jabar Bongkar Pabrik Ilegal Obat Keras Berkapasitas 8 Juta Butir Per Hari di BandungGubernur KDM Pastikan Program Pembangunan 2026 Tetap Berjalan tanpa Perlu Meminjam Uang

“Alhamdulillah, Kabupaten Cirebon berhasil meraih peringkat ketiga terbaik tingkat nasional. Capaian ini merupakan buah dari kerja keras bersama karena kita mampu bersaing dan menyisihkan daerah-daerah lain dari total 514 kabupaten/kota se-Indonesia,” ujar Suhartono saat memberikan keterangan resminya.

Pencapaian pada tahun 2026 ini bukanlah keberhasilan yang beridir sendiri, melainkan bukti konsistensi Pemkab Cirebon dalam membangun rantai nilai industri halal secara berkelanjutan. Sebelumnya, Kabupaten Cirebon juga pernah memenangkan penghargaan serupa dari Kemenperin secara berturut-turut pada tahun 2021, 2022, dan 2025.

Lebih lanjut, Suhartono membeberkan bahwa pilar utama di balik keberhasilan ini terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul serta kolaborasi lintas sektoral yang harmonis, termasuk keterlibatan aktif akademisi dan perguruan tinggi. Di samping itu, pelaksanaan agenda tahunan Cirebon Halal Festival (Cihafest) turut menjadi instrumen strategis dalam memperkuat promosi serta edukasi produk halal kepada masyarakat luas.

“Dalam rangkaian agenda Cihafest, pelbagai kegiatan edukatif dan promosi rutin dipagelarkan, mulai dari ekspo produk unggulan halal, olimpiade halal bagi pelajar, hingga peragaan busana batik berlabel halal yang mengangkat potensi lokal Cirebon,” terangnya.

0 Komentar