"Mobile Batching Plant", Solusi Pemprov Jabar untuk Pembangunan Jalan Desa di Wilayah Terpencil

"Mobile Batching Plant", Solusi Pemprov Jabar untuk Pembangunan Jalan Desa di Wilayah Terpencil
Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyediakan 18 unit armada Self Loading Concrete Mixer atau dikenal dengan nama  Mobile Batching Plant, yakni kendaraan yang mampu memproduksi beton di lokasi proyek.
0 Komentar

“Proses pengadukan material dapat dilakukan di jalan sembari unit bergerak menuju lokasi pengecoran. Hal ini memangkas waktu tunggu pengiriman beton dari batching plant eksternal,” kata Agung.

Langkah terakhir, alat itu mengangkut beton segar langsung ke titik pengecoran di area proyek dan menuangkannya secara presisi.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan, penggunaan armada tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintahannya mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga:Bus Persib U-18 Diserang dan Dijarah Oknum Suporter di Rest Area Batang, Manajemen Tempuh Jalur HukumPulang Mudik ke Brebes, Bos Warteg Tewas Bersimbah Darah di Tangan Suami Sendiri

“Ini kan mobil yang diperuntukkan untuk membuat jalan-jalan cor sehingga ngecornya tidak usah lagi di pabrik,” kata KDM.

Ia memastikan, dana pengadaan mobile batching plant bukan berasal dari kantong pribadinya, tapi berasal dari anggaran pemerintah yang bersumber dari pajak.

“Ini salah satu cara pemerintah mengembalikan uang pajak kepada masyarakat melalui penyediaan fasilitas umum,” tuturnya.

Mobile batching plant sudah dimanfaatkan untuk pembangunan jalan di beberapa lokasi, seperti di Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung; Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur; Desa Dukuh, Kabupaten Bandung. (rls/hms)

0 Komentar