“Nanti saya konfirmasi ke kepala madrasahnya,” singkatnya. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut masih sebatas rencana dan dapat dibatalkan apabila menimbulkan keberatan dari wali murid. “Karena itu baru rencana, kalau keberatan ya dibatalkan saja,” ujarnya.
Diketahui, kebijakan Gubernur Jawa Barat menekankan pembatasan hingga pelarangan study tour yang berpotensi membebani orang tua serta berisiko terhadap keselamatan siswa. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan bagi sebagian wali murid dalam menyikapi rencana kegiatan tersebut. (crd/jay)
