Samsung Galaxy S26 Ultra Terancam Naik Harga, RAM dan Memori Jadi Biang Kerok?

Samsung Galaxy S26 Ultra.jpg
Samsung Galaxy S26 Ultra. foto:tangkapan layar youtube
0 Komentar

JABARPUBLISHER.COM – Harga Samsung Galaxy S26 Ultra diprediksi akan lebih mahal dibandingkan pendahulunya, Galaxy S25 Ultra. Kenaikan ini disebut-sebut sebagai dampak langsung dari melonjaknya harga komponen utama smartphone, terutama RAM dan memori internal.

Kenaikan biaya komponen tersebut tidak hanya dialami Samsung. Secara global, produsen elektronik juga menghadapi tekanan serupa. Namun, dampaknya terasa lebih besar di segmen flagship karena perangkat kelas atas membutuhkan spesifikasi tinggi dan teknologi paling mutakhir.

Estimasi Kenaikan Harga Samsung Galaxy S26 Ultra

Sejumlah laporan industri memperkirakan harga Samsung Galaxy S26 Ultra berpotensi naik sekitar 6 persen dibandingkan Galaxy S25 Ultra.

Baca Juga:iPhone 18 Pro, 18 Pro Max Mulai Terkuak, Kamera 48MP hingga Chip A20 Pro Jadi SorotanOperasi Lodaya 2026 Digelar Serentak, Polisi Bidik Pelanggaran Ini

Sebagai gambaran, Galaxy S25 Ultra varian 256GB dirilis dengan harga US$1.299,99 atau sekitar Rp21,1 juta. Jika kenaikan ini terjadi, Galaxy S26 Ultra diprediksi akan dipasarkan di kisaran US$1.350 hingga US$1.400, atau sekitar Rp21,9 juta sampai Rp22,7 juta.

Prediksi kenaikan harga juga mengemuka di pasar Korea Selatan. Samsung Galaxy S26 Ultra disebut akan dijual sekitar 1,8 juta won atau setara Rp20,8 juta, naik dari Galaxy S25 Ultra yang sebelumnya berada di angka 1,69 juta won.

Harga RAM dan Memori Jadi Faktor Penentu

Analis menilai kenaikan harga RAM dan memori internal menjadi faktor utama di balik potensi lonjakan harga Samsung Galaxy S26 Ultra.

Smartphone flagship generasi terbaru kini menuntut RAM berkecepatan tinggi, kapasitas penyimpanan lebih besar, serta teknologi fabrikasi yang semakin kompleks. Hal ini membuat biaya produksi meningkat signifikan.

Selain RAM dan memori, komponen premium lain seperti panel layar generasi baru, sistem kamera yang semakin canggih, serta penguatan fitur berbasis kecerdasan buatan juga ikut mendorong biaya produksi.

Samsung Masih Bungkam Soal Harga Resmi

Hingga saat ini, Samsung belum memberikan pernyataan resmi terkait harga maupun jadwal peluncuran Samsung Galaxy S26 Ultra. Seluruh informasi yang beredar masih sebatas prediksi berdasarkan tren industri dan pola harga seri sebelumnya.

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai peluang Samsung mempertahankan harga lama cukup kecil. Tekanan biaya yang terus meningkat membuat penyesuaian harga dianggap sulit dihindari.

0 Komentar