Peringati Haul Agung Sunan Gunung Jati, Bupati Imron Dorong 19 September Masuk Kalender Agenda Resmi Cirebon

Haul Agung Sunan Gunung Jati
Peringatan Haul Agung Syekh Syarif Hidayatullah dipusatkan di Masjid Syarif Abdurachman di kompleks pemakaman Sunan Gunung Jati, Sabtu (19/9/2026).
0 Komentar

“Haul ini dari kita, oleh kita, dan bersama kita. Inilah wadah bagi kita semua untuk senantiasa mengekspresikan sekaligus mereaktualisasikan amanat yang sangat agung dari Kanjeng Sinuhun Syekh Syarif Hidayatullah,” tegas KH. Abd Hayi Imam saat memberikan sambutannya di lokasi acara.

Lebih lanjut, Abd Hayi menekankan pentingnya menghidupkan kembali pesan legendaris Sunan Gunung Jati yang sangat tersohor, yakni “Ingsun titip tajug lan fakir miskin” (Saya titipkan masjid/mushola dan anak yatim/orang miskin). Menurutnya, petuah leluhur tersebut memiliki kedalaman makna sosial yang melampaui ritual keagamaan semata.

“Pesan tersebut tidak hanya menuntut kita menjaga kehidupan keagamaan dan memakmurkan tempat ibadah, tetapi juga memanggil kepedulian sosial kita untuk merangkul serta mengentaskan masyarakat kurang mampu dan anak-anak yatim,” tambahnya.

Baca Juga:58 Santri Al Askar Keracunan MBG, Polisi Amankan Sampel ke LabforJelang Perijap vs Persib, Marc Klok: Kami Datang untuk Menang

Sebagai langkah nyata ke depan, pihak panitia telah memetakan rencana strategis pelaksanaan Haul Agung ke dalam tiga tahapan, yaitu jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang:

1. Tahap Jangka Pendek: Berfokus pada suksesnya penyelenggaraan haul perdana sebagai momentum awal perekat kebersamaan, sekaligus mengikis berbagai friksi sosial demi memperkokoh persatuan warga Cirebon.

2. Tahap Jangka Menengah: Dimulai pada tahun 2027, panitia berencana memperluas cakupan kegiatan dengan mengintegrasikan nilai spiritual keagamaan bersama aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pelaksanaannya akan dimeriahkan dengan festival seni serta pertunjukan budaya lokal Cirebon.

3. Tahap Jangka Panjang: Mendorong hadirnya kepastian hukum melalui pembentukan regulasi resmi agar peringatan Haul Agung Sunan Gunung Jati memiliki payung hukum yang permanen dan berkelanjutan setiap tahunnya.

Rangkaian Haul Agung Syekh Syarif Hidayatullah tahun ini diisi dengan Tahlil Akbar untuk Syekh Syarif Hidayatullah dan para Khulafaur Rasyidin, serta pembacaan Macapat atau Kidung Manaqib Sunan Gunung Jati.

Penyelenggaraan Haul Agung Sunan Gunung Jati ini terbukti menyedot perhatian publik secara luas. Meskipun proses persiapannya terbilang relatif singkat, kehadiran ribuan warga dari berbagai penjuru membuktikan bahwa figur dan ajaran Sunan Gunung Jati tetap mengakar kuat di hati masyarakat Cirebon. (red)

0 Komentar