SUDAH 75 tahun Republik Indonesia merdeka. Pemimpin negara silih berganti. Hingga hari ini, sudah ada tujuh kepala negara yang memimpin Indonesia. Saat ini, Indonesia dipimpin oleh seseorang yang bernama Ir. Joko Widodo (Jokowi).

Setiap kepala negara yang pernah memimpin Indonesia tentu mempunyai visi menjadikan negeri zamrud khatulistiwa ini menjadi negara yang kuat dan disegani oleh negara lainnya.
Di era kepemimpinan Ir Soekarno, Indonesia disegani atas semangat yang memerdekakan Indonesia dari penjajahan dan komitmen menentang segala bentuk penjajahan di muka bumi. Di era kepemimpinan Soeharto, Indonesia disegani karena sempat sukses melakukan swasembada pangan.
Baca Juga:Ini Arahan Presiden RI Dalam Rapat Persiapan Pilkada SerentakGubernur Tegaskan Bakal Calon Kepala Daerah Taati Protokol Kesehatan
Di era kepemimpinan B. J. Habibie, Indonesia disegani karena nama besar beliau di industri penerbangan dan pejuang emansipasi wanita. Di era kepemimpinan Abdurrahman Wahid Indonesia disegani dianggap sukses melahirkan nilai pluralitas.
Di era kepemimpinan Megawati, Indonesia disegani karena nama besar ayahnya. Di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Indonesia disegani karena berhasil lepas dari embargo militer AS dan mampu membangun infrastruktur TNI/Polri, membangun ekonomi yang kuat, dan membangun demokrasi yang berkeadaban.
Tapi siapa sangka, di tangan kepemimpinan nasional ketujuh, di tangan Jokowi, Indonesia menjelma menjadi negara yang ditakuti negara-negara lain. Bukan karena infrastruktur militernya, bukan karena pondasi ekonomi yang kuat, dan bukan karena latar belakang sejarah keluarganya. Melainkan, karena pemerintahan hari ini suskes menyuburkan pandemi Covid-19. Angka Covid-19 di Indonesia jauh melebihi negara China yang diduga sebagai negara awal yang terinfeksi Covid-19.
Bermodal itu, setidaknya di bawah kepemimpinan nasional hari ini, Indonesia ditakuti 59 negara di dunia. Jika mengacu pada keanggotaan PBB yang berjumlah 193 negara, setidaknya Indonesia sukses mengancam seperempat negara di dunia. Coba bayangkan, negara mana di dunia ini yang sehebat Indonesia dan bisa membuat 59 negara menjadi gentar.
Jadi, tak usahlah menyinyiri pemerintah terkait ekonomi, terkait pertahanan dan keamanan, terkait demokrasi, terkait supremasi hukum, dan hal-hal lain yang belum mampu diwujudkan. Dengan satu prestasi yang bisa menaklukkan 59 negara ini, tentu akan menjadi catatan sejarah yang akan diteruskan ke anak cucu kita.
